JawaPos Radar

Bisnis Pariwisata Makin Bergairah, Pengusaha Wisata Terus Kibarkan Sayap

10/10/2016, 08:34 WIB | Editor: admin
Bisnis Pariwisata Makin Bergairah, Pengusaha Wisata Terus Kibarkan Sayap
Faktor Pendorong Pertumbuhan Travel di Gresik (Grafis: Andrew/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Wisata religi masih menjadi ”harta karun” bagi pebisnis bidang pariwisata di Kota Giri.

Hingga 2016, tercatat 71 usaha travel wisata yang berkiprah di Kota Pudak, baik untuk wisata lokal maupun mancanegara. Pengembangan wisata Bawean menjadi peluang.

Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Gresik memastikan, 71 biro wisata itu aktif menjalankan bisnisnya sampai sekarang.

”Mereka (travel, Red) tidak hanya melayani wisata antardaerah, tapi juga antarnegara,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disbudparpora Gresik Agus Suharsono, Minggu (9/10).

Seberapa besar potensi wisata Gresik? Agus memastikan, minat berlibur warga Kota Pudak cukup tinggi. Karena itulah, pebisnis bidang pariwisata terus mengibarkan sayapnya.

Data Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Gresik mencatat, ada 26 izin usaha baru bidang transportasi yang masuk selama 2016. Jenis usahanya, antara lain, travel dan trayek angkutan.

Pengusaha travel wisata mencermati, animo warga Gresik untuk melancong ke luar negeri juga menjanjikan. Selain Malaysia, mereka menyasar negara Asia Tenggara lain, seperti Singapura dan Thailand.

Paling banyak ke Malaysia. ”Banyak yang berasal dari karyawan BUMN. Setahun, kami bisa melayani seribu lebih,” ujar Sarji, pengusaha travel di Kota Giri.

Lelaki 43 tahun itu mengatakan, pelayanan paling padat terjadi pada musim libur sekolah. Masyarakat suka bepergian bersama keluarga.

Ketua Association of The Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Jatim Arifudin Syah membenarkan bahwa jumlah travel wisata di Gresik cukup banyak.

Selain tingginya minat berwisata, pertumbuhannya dipengaruhi posisi Gresik sebagai daerah basis wisata religi di Jatim.

Menurut Arifudin, keeksotisan dan perkembangan Pulau Bawean turut mendorong prospek keuntungan bagi pengusaha jasa transportasi.

”Bisnis travel di Gresik cukup menggiurkan. Apalagi, Bawean semakin populer,” katanya.

Di Bawean, beragam tempat wisata sangat menarik. Ada Pulau Noko, Gili, dan Noko Selayar dengan pantainya yang eksotis.

Di Kota Gresik, ada wisata religi Makam Maulana Malik Ibrahim, Makam Sunan Giri, dan Makam Sunan Prapen, termasuk wisata Kota Lama Gresik dan Bukit Jamur.

Arifudin berharap pengusaha ikut membantu mengenalkan potensi daerah. Mereka diminta menarik wisatawan dari luar negeri untuk datang ke Indonesia. (hen/c7/roz/sep/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up