alexametrics
Pilgub Jatim 2018

Debat Publik, Ratusan Pendukung Dua Paslon Perang Yel-yel

10 April 2018, 22:57:35 WIB

JawaPos.com – Gelar debat publik pemilihan gubernur Jawa Timur tak ubahnya seperti pertandingan sepak bola. Ratusan pendukung Calon Gubernur Jawa Timur dari kubu Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf pun perang yel-yel di halaman depan gedung Dyandra Convention Hall, Surabaya, Selasa (10/4) malam.

Menurut pantuan JawaPos.com, rombongan pendukung kedua pasangan calon (paslon) sudah terlihat sejak pukul 17.00 WIB. Saat ini berita ini ditulis, ratusan massa yang terdiri dari grup seni atau kader partai pendukung Khofifah maupun Saifullah memadati venue di depan gedung. 

Mereka memposisikan dan mengelompokkan diri bersebelahan dengan massa pendukug paslon lain. Jaraknya hanya beberapa meter saja. Sehingga, nyanyian dan yel-yel yang berbeda irama terdengar bersahut-sahutan. 

Relawan Gus Ipul
Relawan Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Perempuan Sosialita pendukung paslon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno menyanyikan jingle 'Kabeh sedulur kab (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Beberapa massa kelompok pendukung salah satu paslon bahkan berani menyanyikan plesetan yel-yel kelompok penduking paslon lain. “Wis wayahe…kalah maneh”. Itu yel-yel plesetannya. Namun, nyanyian tersebut tidak digubris kelompok pendukung yang disindir. 

Misalnya, massa yang menamakan diri relawan Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Perempuan Sosialita. Kelompok pendukung calon wakil gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Puti Guntur Soekarno yang datang berjumlah 26 orang. Mereka rela barangkat dari Jakarta untuk mendukung Puti. 

Ketua Jaman Perempuan Sosialita Purnama Sitompul mengatakan, kelompoknya sudah mengenal baik sosok cucu Presiden Soekarno tersebut. Bahkan sosok Puti sudah menjadi idolanya dan rekannya sejak Joko Widodo mencalonkan diri sebagai Presiden RI. 

“Karena kecerdasan dan kepandaian Mbak Puti. Selain itu, Mbak Puti mampu menyatu dengan masyarakat dengan sosoknya yang sederhana,” kata Purnama sat ditemui JawaPos.com, Selasa (10/4). 

Lain lagi dengan massa pendukung calon gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa. Salah satunya, grup musik rebana yang menamakan diri Fatayat Ancap Simokerto. 

Grup yang terdiri dari 20 orang muslimah tersebut menjadi pengiring saat paslon gubernur Jawa Timur nomer 1 Khofifah dan Emil Dardak. Mereka berbaris sambil menabuh rebana saat Khofifah dan Emil turun dari mobil. 

Ketua Grup Rebana Fatayat Ancap Simokerto Aliyah mengaku mendukung Khofifah atas tiga alasan. Yakni, amanah, cerdas, dan merakyat. “Kami berinisiatif mengiringi kedatangan Bu Khofifah. Karena sudah tiga periode lalu kami mendukung Bu Khofifah,” kata Aliyah. 

Hingga berita ini diturunkan, kedua paslon sudah memasuki gedung Dyandra Convention Hall. Sementara, ratusan pendukung kedua paslon masih semangat menyerukan yel-yel di area depan gedung sebagai bentuk dukungan kepada paslon masing-masing.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Debat Publik, Ratusan Pendukung Dua Paslon Perang Yel-yel