alexametrics

Pukul Santri Hingga Tewas, Empat Remaja Ini Terancam 12 Tahun Penjara

6 September 2017, 18:22:48 WIB

JawaPos.com – Polisi akhirnya merilis kasus pengeroyokan yang menewaskan M. Iqbal Ubadillah, seorang santri Pondok Pesantren Darussalam, Surabaya, pada Rabu siang (6/9). Empat tersangka pengeroyokan yang masih belia itu adalah teman sepondok korban. Mereka mengakui bahwa kerap membully dan memukuli Iqbal.

Empat pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka itu antara lain Munif(18), TH(15), MA(14) dan SI(15). Mereka terbukti melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Pengeroyokan terhadap Iqbal ini berawal dari masalah sepele. Di pondok tersebut, uang beberapa santri sering hilang. Para pelaku lantas menuduh Iqbal lah yang mencurinya. “Korban juga sering diolok-olok. Tersangka Munif ini yang menjadi otak pengeroyokan,” jelas Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih kepada wartawan.

Pukul Santri Hingga Tewas, Empat Remaja Ini Terancam 12 Tahun Penjara
Empat Pengeroyok Santri Hingga Tewas Sering digiring rumah tahanan, Rabu(6/9). (Dida Tenola/JawaPos.com)

Munif mengajak teman-temannya untuk mengambil tindakan sendiri. Mereka tidak melaporkan kehilangan uang itu kepada pengurus pondok pesantren. “Saya jengkel karena uang hilang. Saya tendang kakinya dan memukul dadanya,” beber Munif.

Polisi sendiri telah memeriksa sepuluh orang saksi. Termasuk tukang becak dan pengurus ponpes. “Dua orang pengurus yayasan dan tukang becak yang saat itu mengantarkan korban ke rumah sakit,” papar Masda.

Selanjutnya, polisi bakal secepatnya mengirim berkas ke Jaksa Penuntut Umum dan berkordinasi dengan Bapas. Mengingat, tiga pelaku masih di bawah usia 17 tahun.

Para tersangka tersebut dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, bukan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Pertimbangannya adalah, para pelaku tersebut tidak sampai mengira korban bakal tewas. Atas pasal yang disangkakan, para pelaku terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Suwono mengatakan, beberapa penyidiknya mendapat keterangan dari beberapa saksi bahwa korban sempat mendapat pertolongan. Saat tergeletak, korban sempat dikasih minum namun muntah. Luka pada bagian dadanya adalah yang paling fatal. “Jadi korban ini tidak meninggal di tempat,” kata Suwono. 

Editor : admin

Reporter : (did/JPC)

Pukul Santri Hingga Tewas, Empat Remaja Ini Terancam 12 Tahun Penjara