alexametrics

Kisah Karir dalam Balutan Konser, Cerita tentang Julukan Hingga Singgung Perceraian

5 Desember 2016, 21:36:00 WIB

JawaPos.com – Mereka pernah menjadi ikon solois perempuan. Lagu-lagu mereka pun bernuansa cinta dan romantis.

Karena itu, saat Ruth Sahanaya, Titi D.J., dan Krisdayanti bersatu dalam konser, penonton pasti penuh sesak. Misalnya, yang tampak pada Konser 3Diva di Grand City Convention, Surabaya, Sabtu (3/12) malam.

Panggung malam itu terasa bersahaja untuk menjadi tempat manggung para diva yang bergelimang prestasi.

Namun, mereka tetap tampil total. Uthe, Titi, dan KD tidak segan turun dari panggung dan menyapa langsung penggemarnya.

Otomatis, kerumunan penonton yang semula duduk rapi langsung maju untuk berfoto bersama idolanya tersebut. Salah satunya adalah Andira Nisa Soetomo, 36.

Datang bersama suaminya, dia terlihat menikmati jalannya konser. Kamera smartphone miliknya tidak berhenti merekam aksi tiga idolanya tersebut.

’’Saya hampir hafal semua lagu mereka. Enak-enak sih,’’ ujarnya. Dia termasuk salah seorang perempuan yang cekatan berlari menghampiri tiga idolanya itu saat mereka turun dari panggung.

Selfie bersama, ikut bernyanyi berdekatan dengan para pujaan tersebut. ’’Tidak nyesel datang. Ini kali pertama lihat mereka dari dekat. Ternyata cantik beneran,’’ celetuknya, lantas tertawa.

3Diva memang tampil memesona. Membuka konser dengan balutan busana serbahitam, ketiganya tampak glamor dengan aksesori bling-bling di sekujur tubuh.

Tembang-tembang romantis yang pernah memopulerkan nama ketiganya tidak lupa dibawakan. Sebut saja Menghitung Hari, Sang Dewi, dan Ingin Kumiliki.

Yang disajikan bukan melulu lagu elok dan suara indah. Mereka juga menyuguhkan perjalanan karirnya di atas panggung.

Misalnya, Ruth Sahanaya yang mulai dikenal masyarakat Indonesia lewat album Seputih Kasih pada 1987.

Dengan hit andalan Kaulah Segalanya, nama Uthe melesat tinggi dan langsung dikenal sebagai solois perempuan terbaik Indonesia.

Ada juga Titi D.J. yang menceritakan awal munculnya julukan Sang Dewi. Tepatnya pada 2008. Setahun setelah pernikahan keduanya dengan Ovy /rif, dia merilis album bertajuk Sang Dewi.

Hits single-nya yang sama dengan judul album membuat karyanya tersebut menjadi buruan anak-anak muda saat itu.

’’Cukup cerita tentang Sang Dewi saja ya. Jangan tentang mantan suami saya, jadi malu,’’ ucapnya yang disambut tawa penonton.

Krisdayanti tidak mau kalah. Dia malah blak-blakan berkisah tentang perjalanan karirnya.

Dengan diselipi bahasa Jawa, dia menyisipkan kisah pernikahannya yang kandas hingga penonton yang hadir dibuat mengharu biru.

Belum cukup? Agar penonton menyelami perjalanan karir 3Diva, setiap kisah yang diceritakan diselingi lagu-lagu hit yang melambungkan nama mereka.

Walau tidak penuh, hanya dua sampai tiga bait lirik, hal tersebut berhasil membuat balutan cerita yang dihadirkan makin ciamik.

’’Surabaya selalu punya tempat tersendiri di hati kami. Penontonnya yang selalu luar biasa menunjukkan besarnya apresiasi pada musik Indonesia. Terima kasih Surabaya,’’ tutur para artis itu di pengujung konser. (rid/c14/dos/sep/JPG)

Editor : admin


Close Ads
Kisah Karir dalam Balutan Konser, Cerita tentang Julukan Hingga Singgung Perceraian