alexametrics

Tuntut Anak Politikus Gerindra 6 Tahun Penjara

2 Desember 2016, 21:39:00 WIB

JawaPos.com – Galih Wira Bumi terancam mendekam lama di balik jeruji besi terkait kasus narkoba.

Jaksa menuntut anak Fandi Sutadi, politikus Partai Gerindra, tersebut dengan hukuman enam tahun penjara dalam sidang Kamis (1/12).

Sidang di Ruang Tirta II Pengadilan Negeri Surabaya itu dimulai pukul 15.45. Selain Galih, ada Bramantyo Dwi Arubowo yang duduk di kursi pesakitan.

”Keduanya dijerat hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider dua bulan kurungan,” jelas Irene Ulfa, jaksa penuntut umum.

Menurut dia, ada beberapa hal yang memberatkan kedua terdakwa. Salah satunya, tidak mendukung agenda pemerintah yang aktif memberantas narkoba.

Galih dan Bramantyo dijerat pasal 112 ayat 1 juncto pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Setelah pembacaan tuntutan rampung, ketua majelis hakim Sigit Sutriono memberikan kesempatan kepada kedua terdakwa untuk menyampaikan pembelaan.

Rencananya, pleidoi terdakwa dibacakan pekan depan. ”Silakan siapkan pembelaan dari kedua terdakwa,” ujarnya, lantas menutup sidang.

Begitu palu diketok, kedua terdakwa digiring jaksa ke luar ruang sidang. Sebelum menuju bus, Galih memeluk anaknya yang selama sidang terus digendong ibunya.

Ihwal kasus tersebut, Galih dan Bramantyo ditangkap Polsek Pabean Cantikan. Sebelumnya, pada 28 Juni 2016, petugas meringkus Rully Kristiawan yang berperan sebagai kurir.

Di celana dalam Rully ditemukan 0,5 gram sabu-sabu. Dia membelinya di Jalan Kenjeran. Setelah ditangkap, Rully ’’bernyanyi’’ dengan mencokot nama Galih.

Dia mengaku disuruh Galih membeli sabu-sabu itu. Mereka hendak mengisap serbuk haram tersebut bersama-sama. Galih mentransfer Rp 400 ribu kepada Rully.

Mereka sepakat bertemu di sebuah warung di Jalan Karang Asem. Namun, polisi lebih dulu membekuknya. (did/c18/fal/sep/JPG)

Editor : admin

Saksikan video menarik berikut ini:


Tuntut Anak Politikus Gerindra 6 Tahun Penjara