← Beranda

Imlek Segera Tiba, Salah Nominal Angpao Bisa Bikin Hoki Menjauh, Ini Etika yang Wajib Anda Tahu

Shania Vivi Armylia PutriKamis, 22 Januari 2026 | 22.09 WIB
Ilustrasi angpao/freepik

JawaPos.com - Pemberian angpao adalah tradisi yang selalu ada saat hari raya imlek. Angpao sendiri lahir dari legenda hantu bernama sui.

Sui kerap mengganggu anak-anak. kemudian, untuk melindungi mereka, para orang tua memberikan amplop merah berisi delapan koin.

Konon, saat sui datang, koin tersebut berubah menjadi peri yang mengusir hantu tersebut.

Sejak saat itu, angpao selalu ada saat imlek, terutama sebagai hadiah untuk anak-anak. Dibalik kisahnya itu, pemberian angpao ternyata tidak boleh dilakukan dengan sembarangan.

Baca Juga: Sarapan Praktis Rice Bowl Gurih ala Korea, Simpel dan Mengenyangkan 

Ada sejumlah etika tertentu yang perlu diperhatikan. Jika etika ini dilanggar, maka hoki yang diharapkan justru bisa hilang. Terlepas dari berapapun nominal uangnya.

Melansir informasi dari laman sahabat.pegadaian.co.id dan www.chinahighlights.com berikut delapan etika yang perlu diperhatikan saat memberikan angpao.

  1. Angpao warna merah

Saat imlek, pemilihan warna angpao juga perlu diperhatikan. Warna merah, emas, dan kuning yang paling digunakan pada angpao.

Baca Juga: Tumbuh Dewasa dengan Mengetuk Pintu Teman Alih-alih Mengirim Pesan Terlebih Dahulu? Psikologi Mengatakan Anda Kemungkinan Mengembangkan 8 Ciri Ini

Warna-warna tersebut melambangkan kekayaan dan kemakmuran. Hindari pemilihan warna hitam atau putih, karena keduanya identik dengan kematian.

  1. Tulisan bermakna keberuntungan

Selain warna angpao, tulisan pada angpao juga perlu dipilih secara teliti. Tulisan pada angpao biasanya memuat kata-kata keberuntungan, kebahagiaan, kesehatan, serta panjang umur. 

Kata-kata yang baik wajib dipilih sebagai doa dan harapan pada tahun baru bagi keluarga. 

  1. Nominal genap

Berikan uang dengan nominal yang tepat. Jangan memberikan uang dengan nominal ganjil. Angka genap merupakan suatu hal yang diwajibkan saat memberikan angpao.

Baca Juga: Rumor Transfer: Arsenal Dekati Bek Muda Real Madrid Valdepenas

Dalam tradisi tionghoa, angka paling beruntung adalah 8 sehingga, memberi angpao dengan nominal tersebut dianggap ideal dan dianggap paling beruntung.

  1. Hindari angka 4

Jangan pernah memberikan uang yang mengandung angka 4. Hal ini terjadi karena pengucapan angka 4 sangat mirip dengan kematian. Memberikan angpao dengan angka 4 dapat membawa petaka dan kesialan.

  1. Selalu gunakan kedua tangan

Saat anda hendak memberi, atau menerima hadiah selalu gunakan kedua tangan. Tradisi ini dipandang sebagai bentuk kesopanan dan penghormatan satu sama lain. Selain saat membagikan angpao, kebiasaan ini juga diterapkan saat membeli barang ataupun menerima kartu nama.

  1. Pakai uang baru

Pastikan uang yang anda gunakan masih baru dan tidak kusut. Dalam tradisi tionghoa, memberikan uang dalam kondisi buruk dan robek dapat bermakna tidak sopan. Oleh karena itu, sebaiknya anda menyiapkan dan menukarkan uang baru sebelum imlek tiba.

  1. Jangan buka angpao di depan pemberi

Membuka angpao di hadapan pemberinya dianggap kurang sopan. Sebaiknya, simpan terlebih dahulu dan buka nanti karena angpao bersifat pribadi. Setelah anda sendiri, barulah angpao imlek boleh dibuka.

  1. Prioritaskan anak-anak

Pemberian angpao sebaiknya diprioritaskan untuk anak-anak. Selain itu, seseorang yang sudah menikah berkewajiban memberikan angpao kepada orang tuanya. Sementara mereka yang sudah mandiri finansial, tetapi belum menikah, pada umumnya masih berhak menerima angpao.

EDITOR: Hanny Suwindari