JawaPos.com - Pernah tidak sadar sudah main ponsel selama berjam-jam? Entah karena membaca berita buruk tanpa henti (doom scrolling) maupun sekadar scroll media sosial tanpa tujuan (zombie scrolling).
Meski terlihat sepele, tapi menurut ipb.ac.id, kebiasaan ini bisa memicu kecemasan, stres, hingga depresi. Pertanyaannya, antara doom scrolling dan zombie scrolling, mana yang lebih berbahaya bagi kesehatan mental?
Apa Itu Doom Scrolling?
Mengutip akun Instagram PKK BIMAWA Universitas Ahmad Dahlan, @pkkbimawauad,, doom scrolling adalah kebiasaan terus-menerus mencari informasi negatif, misalnya saat pandemi Covid-19.
Akibatnya, otak selalu terjebak dalam siklus cemas dan takut, yang bisa menimbulkan:
- Rasa stres berlebih hingga risiko depresi
- Otak kewalahan karena banjir konten negatif
- Kualitas tidur menurun
Apa Itu Zombie Scrolling?
Berbeda dengan doom scrolling, zombie scrolling terjadi ketika seseorang membuka media sosial tanpa tujuan. Kamu hanya scroll, scroll, dan scroll, meski otak tidak benar-benar memproses informasi.
Dampaknya antara lain:
- Fokus dan produktivitas menurun
- Kelelahan mental karena terus terpapar stimulus ringan
- Munculnya dopamine loops yang membuat kecanduan
Mana yang Lebih Bahaya?
Mengutip Medium, keduanya bisa menyebabkan kecanduan gadget dan kelelahan mental.
Namun, menurut The Economic Times, zombie scrolling justru lebih berbahaya. Alasannya, doom scrolling masih melibatkan pencarian aktif berita, sementara zombie scrolling lebih halus dan tanpa tujuan. Orang bisa terjebak berjam-jam tanpa sadar.
Dampak jangka panjangnya pun serius, yaitu bisa memicu fenomena yang dikenal sebagai brain rot, istilah non-medis yang menggambarkan penurunan fungsi kognitif, otak lemot, dan kelelahan mental akibat terlalu lama menatap layar.
Baca Juga: 5 Pertolongan Pertama Saat Kesetrum, Hindari Menyentuh Korban Secara Langsung
Cara Mudah Mengatasi Doom Scrolling dan Zombie Scrolling
Dilansir dari Medium, ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu mengurangi kebiasaan doom scrolling maupun zombie scrolling:
1. Pasang timer penggunaan ponsel. Saat merasa mulai terjebak scrolling tanpa henti, beri batas waktu lima menit lalu berhenti.
2. Alihkan ke aktivitas lain. Cobalah membaca buku, berolahraga ringan, menulis jurnal, atau sekadar mengobrol dengan teman.
3. Jauhkan ponsel sebelum tidur. Simpan di luar kamar atau letakkan agak jauh dari jangkauan agar tidur lebih berkualitas.
4. Ikuti akun yang memberi energi positif. Media sosial bisa jadi ruang yang sehat jika diisi dengan konten bermanfaat, bukan pemicu stres.
Dengan langkah sederhana ini, doom scrolling maupun zombie scrolling seharusnya bisa dikendalikan.
Ingat, kesehatan mental jauh lebih penting dibanding sekadar mengabiskan waktu berjam-jam di depan layar. Coba batasi waktu menggunakan gadget mulai hari ini yuk! (*)