← Beranda

Bikin Semakin Parah, Hindari 7 Makanan Ini ketika Sakit Kepala

Rabbany WanadrianiJumat, 14 Februari 2025 | 18.10 WIB
Ilustrasi orang yang mengalami sakit kepala. (Freepik)

JawaPos.com – Sakit kepala bisa ringan dan sementara atau berat dan berlangsung lama, yang dapat memengaruhi keseharian. 

Sakit kepala dapat disebabkan oleh stres, kelelahan, dehidrasi, kurang tidur, dan perubahan cuaca, tetapi pengaruh makanan sering kali terlupakan.

Beberapa makanan mengandung bahan yang melebarkan pembuluh darah atau memicu reaksi kimia di otak, yang dapat memperparah sakit kepala.

Dilansir City Magazine, berikut deretan makanan yang perlu Anda hindari ketika sakit kepala.

Baca Juga: Bikin Kesal, Ini Tutorial Mengatasi Junk Mail yang Mengganggu di Email Kita

  1. Makanan olahan

Makanan yang mengandung bahan pengawet, pewarna, dan perasa buatan dapat memengaruhi kesehatan Anda secara serius dan menyebabkan sakit kepala.

Monosodium glutamat (MSG), yang sering ditemukan dalam makanan cepat saji, sup instan, dan camilan dapat memicu sakit kepala yang parah.

Sebaiknya hindari juga pemanis buatan seperti aspartame karena dapat memengaruhi fungsi otak dan menyebabkan gejala yang tidak menyenangkan.

  1. Keju lama dan makanan fermentasi

Meskipun keju kaya akan protein dan kalsium, beberapa jenis keju dapat mengandung tyramine, senyawa yang terbentuk saat makanan disimpan lama.

Baca Juga: Sulit Dikenali, Tapi Nyata: 6 Cara Menyadari Keberadaan Orang dengan Kepribadian Psikopat dari Gaya Bicara dan Sikapnya

Tyramine dapat menyebabkan pembuluh darah melebar, yang merupakan pemicu utama sakit kepala.

Makanan fermentasi seperti asinan kubis, kimchi, dan kecap memiliki khasiat sama, jadi sebaiknya batasi konsumsinya jika Anda sering sakit kepala.

  1. Minuman beralkohol dan dehidrasi

Alkohol tidak hanya sering dikaitkan dengan sakit kepala akibat mabuk, tetapi bahkan dalam jumlah sedikit pun dapat memicu sakit kepala.

Alkohol juga membuat tubuh mengalami dehidrasi, yang berarti semakin memperparah sakit kepala.

  1. Kafein

Kafein bisa menjadi pedang bermata dua. Meskipun dalam jumlah kecil dapat meredakan sakit kepala, konsumsi kopi, minuman berenergi, dan teh hitam yang berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala.

Jika Anda terbiasa minum banyak kopi dan tiba-tiba menguranginya, Anda mungkin mengalami sakit kepala parah dan kelelahan.

  1. Gula dan pemanis buatan

Fluktuasi mendadak kadar gula darah dapat menyebabkan sakit kepala, terutama pada mereka yang memiliki metabolisme sensitif.

Jumlah gula rafinasi yang tinggi dalam minuman manis, permen, dan makanan olahan dapat menyebabkan peningkatan dan penurunan gula darah secara cepat, yang sering kali memicu sakit kepala.

Pemanis buatan, seperti sakarin atau aspartame dapat bertindak sebagai pemicu nyeri kimiawi.

  1. Daging olahan 

Banyak produk daging olahan, seperti sosis dan nugget mengandung nitrit dan nitrat, yang digunakan sebagai bahan pengawet.

Zat-zat ini dapat menyebabkan pembuluh darah melebar dan memicu sakit kepala berdenyut, terutama pada orang yang sensitif terhadap zat tersebut.

Jika Anda sering mengalami sakit kepala, lebih baik pilih daging segar atau produk daging buatan sendiri tanpa bahan pengawet tambahan.

  1. Makanan yang mengandung banyak garam

Konsumsi garam yang berlebihan dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, yang dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan sakit kepala.

Camilan asin, makanan cepat saji, dan makanan olahan mengandung banyak natrium, yang dapat memperburuk gejala sakit kepala.

EDITOR: Hanny Suwindari