← Beranda

Bau Kaki Anda Mengganggu? Kenali Penyebab, Penanganan Bromodosis dan Cara Menghindarinya

Amanda Zakiya Mufidatul KhoirohJumat, 24 Januari 2025 | 05.37 WIB
Ilustrasi bau kaki. (freepik)

JawaPos.Com- Smelly Feet atau Bromodosis adalah kondisi yang umum terjadi, yaitu ketika kaki mengeluarkan bau tidak sedap akibat penumpukan bakteri dan keringat.

Meski pada dasarnya tidak berbahaya, namun bromodosis terkadang dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman dan kurang percaya diri.

Bau kaki muncul saat keringat dan bakteri di kaki menumpuk. Ketika produksi keringat berlebih, kuman di permukaan kulit kaki akan mudah berkembang biak.

Bertambahnya jumlah kuman ini akan menghasilkan aroma yang tidak sedap dan memicu munculnya bau kaki.

Kondisi ini bisa dialami siapa saja, terutama remaja, wanita hamil, orang yang berdiri lama di tempat kerja, dan mereka yang mengalami stres.

Selain banyaknya kelenjar keringat di kaki, ada beberapa kemungkinan lain yang dapat menyebabkan bau kaki.

Dengan mengenali penyebabnya, Anda bisa menentukan cara tepat untuk mengatasi masalah ini.

Kebersihan yang buruk juga dapat memicu terjadinya bromodosis, misalnya jarang mencuci kaki dan tidak berganti kaus kaki selama beberapa hari.

Selain itu, beberapa faktor lain yang bisa menjadi penyebab bau kaki seperti yang dilansir dari laman siloamhospitals.com, sebagai berikut:

- Infeksi jamur, seperti kutu air.

- Hiperhidrosis (kondisi yang menyebabkan keringat berlebih).

- Cuaca panas, yang memicu seseorang berkeringat lebih banyak.

- Berdiri sepanjang hari.

- Overweight.

- Perubahan hormonal, biasanya terjadi selama masa pubertas, kehamilan, dan menopause.

Gejala utama bromodosis adalah timbulnya bau tidak sedap dari kaki. Bau tersebut bisa muncul ketika penderita melepas sepatunya, atau dalam kasus yang parah akan tercium saat sepatu masih terpakai. Jenis baunya bisa bervariasi, namun umumnya merupakan bau yang tidak sedap.

Lantas bagaimana cara mengatasinya? Dilansir dari laman alodokter.com, berikut beberapa cara mudah yang dapat anda lakukan untuk mengatasi bau kaki, antara lain:

1. Gunakan sepatu yang berbeda

Sepatu menutup kaki dapat menyebabkan bau kaki. Sesekali gunakan sandal atau sepatu terbuka.

Pilih sepatu dari kulit atau kanvas untuk mengurangi bau. Miliki lebih dari satu pasang sepatu agar bisa bergantian dan dicuci atau dijemur setiap 2 hari.

2. Kenakan kaos kaki yang menyerap keringat

Jika menggunakan kaos kaki, pilihlah yang terbuat dari wol atau katun karena dapat menyerap keringat lebih baik. Jangan lupa juga untuk mengganti kaos kaki Anda setiap hari.

3. Jagalah selalu kebersihan

Menjaga kebersihan kaki tentunya merupakan hal paling utama untuk mencegah bau kaki. Cucilah kaki Anda setiap hari hingga ke sela-sela jari kaki menggunakan sabun.

Anda juga bisa menggunakan lulur atau scrub untuk meluruhkan sel-sel kulit mati di kaki, terutama bagian telapak kaki.

Pastikan Anda mengeringkan kaki setelah mencucinya agar tidak lembap. Selain itu, jangan lupa juga untuk memotong kuku kaki secara rutin, karena kuku kaki yang panjang dapat menjadi rumah yang ideal bagi pertumbuhan bakteri.

4. Gunakan produk penghilang bau kaki

Selain menjaga kebersihan kaki, Anda juga dapat menggunakan beberapa produk penghilang bau, seperti deodoran, bedak anti jamur khusus kaki, semprotan disinfektan, dan sabun khusus antibakteri untuk mencuci kaki.

Hal yang paling penting yakni hindari sepatu sempit atau ketat untuk mencegah kelembapan di kaki. Cuci sepatu secara rutin untuk mencegah bakteri dan jamur. Jika bau kaki tetap saja anda alami, konsultasikan hal ini kepada Dokter.

EDITOR: Hanny Suwindari