JawaPos.com - Pusar, lekukan kecil di perut kita, terkadang terlewatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Area cekungan kecil di perut tersebut rentan sebagai tempat menumpuknya kotoran, keringat dan sel kulit mati.
Jika dibiarkan, pusar bisa menjadi sarang bakteri dan jamur, menimbulkan bau tidak sedap, bahkan infeksi.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membersihkan pusar dengan benar agar tetap sehat dan terhindar dari masalah kesehatan.
Mengapa Pusar Bisa Bau dan Menjadi Sarang Bakteri?
Melansir dari Hello Sehat, pusar, baik yang berbentuk ke dalam atau keluar, memiliki struktur untuk menampung kotoran.
Maka perlu dipahami beberapa faktor yang menyebabkan pusar bau dan berpotensi menjadi sarang bakteri, antaranya:
Penumpukan Kotoran: Debu, serat pakaian, dan kotoran lainnya mudah terperangkap di dalam pusar.
Keringat: Kelenjar keringat dan minyak di sekitar perut menghasilkan cairan yang dapat menumpuk di pusar.
Sel Kulit Mati: Proses regenerasi kulit menghasilkan sel-sel mati yang jika tidak dibersihkan akan menumpuk di pusar.
Jarang Dibersihkan: Karena jarang membersihkan pusar, maka bakteri dan jamur dapat berkembang biak.
Panduan untuk Membersihkan Pusar
Melansir dari Antara, Pakar Dermatologi, Gretchen Frieling menyarankan untuk membersihkan kotoran di pusar dengan hati-hati.
Pasalnya, iritasi atau pengorekan berlebihan yang melukai atau mengikis kulit, apalagi sampai berdarah, dapat meningkatkan risiko infeksi.
Untuk itu, hindari mengorek pusar dengan kasar. Namun, pada dasarnya kita tidak perlu berusaha membuat pusar benar-benar steril atau bebas bakteri, karena bakteri di pusar adalah hal yang normal.
Adapun langkah-langkah pembersihan yang dilansir dari Halodoc yang dapat Anda terapkan sebagai berikut:
Cuci dengan sabun dan Air Hangat
Saat mandi, gunakan sabun antibakteri dan air hangat. Basahi kapas atau kain katun yang bersih. Lalu, usapkan kapas atau kain tersebut dengan lembut ke bagian dalam pusar untuk mengangkat kotoran yang menempel.
Bilas dengan Air Bersih
Setelah membersihkan dengan sabun, bilas pusar dengan air bersih bersuhu hangat untuk menghilangkan sisa sabun.
Keringkan dengan Perlahan
Keringkan bagian dalam pusar dengan kapas bersih, cotton bud, atau ujung handuk dengan lembut. Tak kalah penting, pastikan tidak ada air yang tersisa dalam pusar karena kelembaban dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur.
Gunakan Alkohol
Untuk membersihkan lebih lanjut, Anda bisa membasahi kapas dengan alkohol dan mengusapkannya dengan lembut ke pusar. Setelah itu, bilas kembali dengan kapas yang dibasahi air untuk mencegah kulit kering akibat alkohol.
Langkah-langkah tersebut juga dapat Anda terapkan, jika bentuk pusar Anda ke luar.
Membersihkan pusar merupakan bagian penting dalam menjaga kebersihan diri.
Dengan membersihkannya secara rutin dan benar, Anda dapat mencegah bau tidak sedap, infeksi, dan masalah kesehatan lainnya.
Jangan lagi mengabaikan bagian tubuh yang satu ini, dan mulailah membersihkan pusar Anda, Tetap ingat untuk membersihkannya dengan lembut untuk menghindari iritasi atau infeksi.