JawaPos.com – Menjelang hari libur di akhir tahun, banyak orang memutuskan menghabiskan waktu dengan keluarga atau sahabat dekat. Tidak jarang, ada beberapa orang yang memutuskan untuk liburan atau menginap bersama di suatu tempat.
Temanmu mungkin termasuk dalam golongan orang-orang tersebut. Menginap di villa pegunungan, mendaki beberapa tempat, mencari makanan khas, dan masih banyak lagi hal yang bisa dilakukan di acara menginap akhir tahun.
Akan tetapi, tidak semua orang suka atau setidaknya sedang ingin menginap dan berkumpul bersama teman-teman. Terkadang, ada masa-masa di mana hari libur ingin dihabiskan sendirian di rumah atau kosan.
Hal ini bisa dilandasi berbagai macam alasan, dari finansial sampai masalah keluarga. Kamu mungkin sedang berada dalam keadaan ini ketika diajak menginap saat liburan akhir tahun oleh teman.
Bukan hal mudah untuk menolak ajakan teman untuk menginap dan liburan bersama. Dikutip dari Up Journey dan Get Pillow Pak, berikut ini sederet tips menolak ajakan menginap di liburan akhir tahun bersama teman.
- Tolak dengan halus
Tips pertama dalam menolak ajakan menginap tentunya adalah tolak ajakan tersebut dengan halus. Menolak ajakan tentu adalah reaksi yang tidak diharapkan oleh orang yang mengajak.
Kamu tentunya juga tidak mau keadaan jadi canggung atau menjauh setelah kamu menyatakan penolakan tersebut.
Pastikan kamu menyampaikan penolakan tersebut secara halus dan juga sopan. Mungkin, ketika kamu bisa ikut suatu hari nanti kamu akan diajak karena sikap baik yang kamu lakukan hari ini.
Kamu juga perlu mempertimbangkan bagaimana menjadi orang yang mengajak, apakah mereka cemas, malu atau kecewa? Jadi, pastikan untuk menolak ajakan tersebut dengan penuh sopan santun.
- Hindari ketidakjelasan
Tips selanjutnya dalam menolak ajakan menginap adalah menghindari ketidakjelasan. Sering kali, kamu menyampaikan alasan menolak dengan berputar-putar atau bahkan mengatakan alasan lain demi bisa menolak.
Misalnya, kamu menyatakan ibu kamu tidak suka kamu keluar malam-malam, sedangkan biasanya kamu adalah orang yang bebas keluar di jam berapapun. Mengubah fokus alasan ke orang lain biasanya tidak berfungsi dengan baik.
Malah, keadaan bisa semakin runyam ketika teman tersebut mengendus ketidakjelasan alasanmu menolak ajakan tersebut. Tentunya itu tidak baik untuk relasi kamu dan teman tersebut di masa yang akan datang.
- Katakan dengan jujur
Tips selanjutnya untuk menolak ajakan menginap ketika liburan akhir tahun adalah dengan mengatakannya secara jujur. Baik itu diterima atau tidak oleh temanmu, itu urusan berikutnya.
Yang terpenting adalah kamu menyampaikan apa yang seharusnya kamu sampaikan. Misalnya, kamu tidak nyaman apabila harus menginap dengan banyak lawan jenis yang tidak kamu kenal. Atau, kamu punya keterbatasan finansial sehingga kamu harus menghemat pengeluaran.
Apabila teman yang mengajak tersebut orang yang baik, tentunya mereka akan menerima dan berusaha memahami, meskipun alasan tersebut tidak masuk akal bagi mereka. Hindari berbohong karena itu tidak akan baik bagi hubungan kamu dan teman di masa depan.
- Tawarkan aktivitas lain
Tips terakhir agar kamu bisa menolak ajakan teman menginap di liburan akhir tahun adalah dengan menawarkan aktivitas lain yang bisa kamu ikuti. Apabila kamu tidak bisa ikut menginap, kamu mungkin bisa ikut jalan-jalan di pantai sore hari.
Kamu bisa menawarkan tempat tujuan tertentu atau membebaskan teman untuk memilih. Hal ini merupakan alternatif yang baik bila kamu tidak ingin menginap namun punya keinginan untuk bermain bersama.
Ketika kamu menawarkan aktivitas lain, pastikan kamu punya kemungkinan besar untuk bisa ikut sebagai orang yang menawarkan. Dengan ini, meski kamu tidak bisa ikut dalam kegiatan menginap, kamu tetap bergabung dan menjalin hubungan pertemanan dengan baik.
Keempat poin diatas merupakan beberapa tips yang bisa kamu terapkan ketika menolak ajakan teman untuk menginap ketika liburan akhir tahun. Tidak semua orang sedang ingin menginap karena berbagai alasan.
Ketika kamu menolak dengan alasan rasional, jangan sampai kamu merasa bersalah atau merasa tertinggal dari yang lain. Apabila alasan tersebut valid ada kamu lakukan demi kenyamananmu sendiri, maka hal tersebut adalah hal yang baik.
Hal ini tentu lebih baik ketimbang kamu memaksakan diri untuk ikut namun hati dan pikiran gelisah karena ada keadaan yang menjadi penghalang. Liburan yang seharusnya menyenangkan, bisa jadi runyam karena ketidaknyamanan kamu.
Oleh karenanya, kamu bisa menerapkan keempat poin diatas untuk mengutamakan dirimu sendiri di atas segalanya. Ingat untuk tidak merasa bersalah dan semoga teman-temanmu menjalankan liburan yang menyenangkan.