JawaPos.com - Ada banyak alasan untuk tetap rendah hati, seperti menghindari perhatian saat menghadapi masalah hukum, melindungi diri dari penipuan, atau menjaga privasi pribadi. Untuk itu, kamu perlu mengetahui cara menjadi low profile agar tidak mencolok dan menjaga namamu jauh dari sorotan.
Profil merujuk pada bagaimana orang melihatmu, apa yang mereka ketahui, dan bagaimana kamu berinteraksi dengan mereka. Low profile berarti kamu tidak menarik perhatian atau menonjol di antara orang lain, dengan cara menjaga beberapa hal tetap pribadi dan tidak membagikan terlalu banyak informasi.
Banyak orang yang merasa kagum dengan karakter low profile, sebab tampak rendah hati dan tidak suka menarik perhatian. Dilansir dari morningcoach.com berikut ini beberapa cara menjadi low profile namun tidak mudah direndahkan orang lain dan tetap terlihat sederhana.
Baca Juga: 5 Perilaku Halus Orang Terhormat dan Bermartabat, Sosoknya Punya Pengaruh Positif
Baca Juga: Tanda Pria Belum Move On, Berikut 10 Sikap yang Menunjukkan Masih Belum Bisa Melupakan Mantannya
1. Hindari menarik perhatian
Salah satu cara efektif menjadi low profile, yakni dengan menghindari menarik perhatian pada diri sendiri. Jika kamu berpikir bahwa menjauhkan diri dari keramaian dan tetap diam akan membantu, sebaiknya pikirkan kembali. Justru, sikap menyendiri dan diam bisa membuat orang lain lebih penasaran dan curiga, bahkan bisa menarik perhatian.
Cara terbaik adalah berbaur dengan orang banyak. Ikuti apa yang mereka lakukan dari cara berpakaian, berbicara, hingga bertindak. Dengan demikian, kamu akan menjadi bagian dari kerumunan tanpa menonjolkan diri atau membuat dirimu terlihat lebih mencolok dibandingkan mereka.
2. Perhatikan cara berpakaian
Penampilan fisik kita merupakan hal pertama yang diperhatikan orang dan sering digunakan untuk menilai kita. Meskipun kita tidak dapat secara mudah mengubah beberapa ciri fisik seperti wajah, tinggi badan, warna kulit, atau gaya rambut yang dapat membuat kita mencolok, ada satu hal yang sepenuhnya dalam kendali kita, yaitu cara berpakaian dan memilih aksesori.
Untuk menghindari perhatian yang berlebihan, hindarilah mengenakan pakaian berwarna mencolok atau gaya yang terlalu mencuri perhatian. Selain itu, pakaian dengan desain atau gambar yang mencolok bisa menarik perhatian orang, jadi lebih baik dihindari. Aksesori seperti perhiasan, kacamata hitam, kalung, anting-anting, dan jam tangan juga bisa menarik perhatian.
Begitu pula dengan gadget seperti ponsel, laptop, atau perangkat lainnya yang sering kita bawa. Walaupun tidak ada yang salah dengan memakai aksesori atau menggunakan gadget di tempat umum, tetapi jika tujuanmu adalah tidak menarik perhatian, maka lebih baik menghindari memamerkannya.
3. Hindari bercerita terlalu banyak tentang diri sendiri
Apabila kamu ingin menjadi low profile, penting untuk tetap berinteraksi dengan orang lain supaya tidak terlihat aneh atau seperti menyembunyikan sesuatu. Namun, kamu perlu berhati-hati dengan apa yang dibagikan. Jika tujuanmu adalah menjaga privasi, hindarilah mengungkapkan informasi yang bisa membahayakan identitas atau kehidupan pribadi.
Ketika berbicara dengan orang lain, cukup berikan informasi yang diminta dan jangan menjawab lebih dari yang diperlukan. Selain itu, pertimbangkan dengan cermat siapa yang kamu percayai mengenai informasi pribadi, seperti mereka orang yang dapat diandalkan atau seseorang yang dekat denganmu.
Jangan memberikan detail seperti alamat rumah hanya karena seseorang bertanya tentang tempat tinggalmu. Kamu juga bisa mengalihkan perhatian dari dirimu dengan membiarkan orang lain berbicara lebih banyak dan fokus pada topik yang berhubungan dengan mereka.
4. Jangan terlalu aktif di media sosial
Kehidupan kita sekarang berlangsung di dunia nyata dan maya. Media sosial memungkinkan orang melihat momen hidup kita melalui foto dan video. Kamu bisa mengontrol visibilitas profil dengan membatasi apa yang diunggah, terutama hal-hal yang sebaiknya tidak dibagikan.
Jika memang perlu mengunggah sesuatu, lakukanlah dengan bijak dan lebih baik menyapa orang yang relevan secara pribadi lewat pesan langsung dan menghindari membiarkan orang yang tidak terlibat dengan urusanmu melihat konten yang kamu bagikan.
5. Jadi orang yang biasa saja
Mendengar bahwa kamu "biasa saja" mungkin terasa merendahkan, tetapi itu sebenarnya tepat apabila berharap menjadi low profile. Tidak ada yang salah dengan menjadi sederhana dan tidak mencolok, selama kamu menjalani hidup dengan tanggung jawab dan mematuhi aturan.
Kamu bisa fokus pada urusan pribadi dan tidak mencampuri masalah orang lain kecuali diminta, serta tahu batasan. Kamu juga tidak berusaha menarik perhatian dengan tindakan berlebihan yang dapat mengganggu atau menghibur orang lain secara tidak wajar. Tujuanmu adalah menghindari konflik dan menjaga hubungan baik dengan orang sekitar.
Alasan Menjadi Orang yang Low Profile
Berikut ini beberapa alasan yang membuat seseorang menjadi sosok low profile, yakni:
- Kamu berupaya menjaga privasi dengan menghindari tindakan yang bisa memberi petunjuk bahwa dirimu menyembunyikan sesuatu, terutama dari orang yang tidak seharusnya tahu rahasiamu.
- Ingin menghindari perhatian berlebih, sehingga kamu tidak melakukan hal-hal yang bisa menarik perhatian orang lain. Selain itu, kamu mungkin adalah seorang introvert atau tidak ingin stres akibat drama dan konflik saat berinteraksi dengan orang lain.
- Tujuanmu adalah menjaga kehidupan pribadi tetap tertutup dan hanya membagikan informasi yang penting. Dengan begitu, kamu dapat mengontrol apa yang orang lain ketahui tentangmu dan menghindari gangguan dari pihak yang tidak berhak mengetahui rincian pribadimu.
- Keamanan pribadi sering menjadi alasan utama dalam menjadi low profile. Selebriti atau politisi melakukannya untuk menghindari potensi ancaman, dan kamu mungkin ingin hal yang sama apabila memiliki banyak pengikut dan ingin menjaga privasi.