← Beranda

8 Manfaat Kesehatan dari Buah Delima: Kaya Antioksidan serta Bagus untuk Olahraga Berat dan Pencernaan

Alberta Dionny NatanuelJumat, 1 November 2024 | 20.14 WIB
Ilustrasi buah delima.

JawaPos.com - Buah merah delima (Punica granatum L.) ini masih jarang ditemukan di Indonesia dan kebanyakan buah-buahan ini yang ada di sini masih merupakan produk impor.

Walaupun berasal dari Asia, buah ini sudah dapat dibudidayakan di banyak negara, seperti Amerika dan daerah Mediterania.

Bagian dari buah ini yang dapat kita konsumsi adalah biji dan sarinya. Buah ini memiliki rasa manis asam yang menyegarkan. Serta buah ini dikategorikan sebagai makanan super karena manfaat kesehatannya.

Dalam satu buah delima rata-rata terdapat 234 kalori, 52 gram karbohidrat, 11.3 gram serat, 4.7 gram protein, 3.3 gram lemak, dan lain-lain.

Buah ini kaya akan vitamin C, asam folat, magnesium, fosfor, dan potasium.

Kaya akan antioksidan

Antioksidan adalah sebuah kandungan dari makanan yang dapat membantu tubuh kita terlindungi dari kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Karena radikal bebas ini dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis.

Dilansir dari Healthline, buah delima kaya akan antioksidan dan polyphenolic, seperti punicalagin, anthocyanin, dan hydrolyzable tannin.

Mengurangi peradangan

Dilansir dari health.com, minum sari buah delima juga dapat mengurangi peradangan dan melindungi sel-sel dari kerusakan pula.

Peradangan kronis dapat meningkatkan resiko penyakit-penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

Terdapat sebuah penelitian pada pasien-pasien COVID-19 yang minum jus delima setiap hari selama 14 hari menunjukkan peradangan yang lebih sedikit daripada pasien-pasien yang lain.

Memiliki manfaat anti kanker

Penelitian-penelitian menemukan bahwa buah delima mengandung zat anti kanker.

Dalam penelitian menggunakan hewan, buah delima ditemukan dapat memperlambat pertumbuhan tumor di hati.

Ditemukan juga pada penelitian yang cukup tua, ekstrak buah delima bagus untuk kanker prostat.

Dapat menangani penyakit jantung

Terdapat bukti polyphenol pada buah-buahan, seperti buah delima, dapat bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan pasien-pasien penyakit jantung, meminum jus delima dapat mengurangi nyeri pada dada.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa buah delima dapat melindungi jantung kita dari penyakit serius.

Bagus untuk ginjal

Dalam beberapa penelitian lab dan pada manusia, ditemukan ekstrak buah delima dapat mengurangi pembentukan batu ginjal.

Lalu pada penelitian menggunakan hewan, ekstrak buah delima dapat mengatur konsentrasi oxalat, kalsium, dan fosfat pada darah, yang ketiganya dapat berkontribusi pada pembentukan batu ginjal.

Bagus untuk olahraga ketahanan

Polyphenol pada buah delima dapat membantu tubuh kita bertahan dalam olahraga berat.

Dalam sebuah penelitian kecil-kecilan ditemukan ekstrak buah delima dapat meningkatkan performa pesepeda dan mengurangi rasa lelah.

Dalam penelitian lain ditemukan suplemen buah delima dapat mempercepat kesembuhan otot dan meningkatkan ketahanan diri.

Bagus untuk otak kita

Buah delima mengandung antioksidan ellagitannin yang dapat mengurangi peradangan pada tubuh kita.

Ellagitannin terbukti dapat melindungi otak kita dari alzheimer dan parkinson dari mengurangi kerusakan oksidasi dan meningkatkan ketahanan pada sel-sel otak.

Mendukung kesehatan pencernaan

Buah delima dapat mendukung kesehatan mikrobioma pada perut kita yang berperan penting pada pencernaan kita.

Hal ini dikarenakan buah delima memiliki efek probiotik yang meningkatkan kinerja bakteri pada perut kita.

Selain itu, buah delima kaya akan serat yang penting pula untuk kesehatan pencernaan kita.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho