JawaPos.com - Kesehatan fisik adalah aspek penting yang memengaruhi tumbuh kembang semua orang, terlebih anak-anak.
Namun, ada beberapa kebiasaan umum yang tanpa disadari dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik anak.
Sayangnya, beberapa orang tua justru mengabaikannya dan menganggap perilaku-perilaku tersebut hal yang wajar dilakukan.
Dilansir dari laman India Times pada Kamis (31/10), berikut adalah delapan kebiasaan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatanfisik anak-anak.
1. Menggigit Kuku
Kebiasaan menggigit kuku seringkali dilakukan saat anak merasa cemas atau bosan. Hal ini bukan hanya dapat merusak penampilan kuku, tetapi juga meningkatkan risiko infeksi bakteri.
Kuku yang digigit juga dapat membawa bakteri langsung ke mulut, yang dapat memicu masalah kesehatan lainnya.
2. Menonton Layar Saat Makan
Menonton layar, seperti televisi atau ponsel, saat makan dapat mengalihkan perhatian anak dari makanan.
Akibatnya, mereka mungkin tidak menyadari kapan mereka kenyang atau malah makan terlalu cepat. Kebiasaan ini dapat memicu masalah pencernaan dan bahkan obesitas karena makan tanpa kontrol.
3. Menggunakan Headphone Terlalu Lama
Mendengarkan musik atau menonton video menggunakan headphone dalam waktu yang lama bisa menyebabkan gangguan pendengaran pada anak. Volume yang tinggi dapat merusak indera pendengaran mereka.
Disarankan untuk membatasi waktu penggunaan headphone dan memastikan volume tetap pada level aman.
4. Menggunakan Ponsel Sebelum Tidur
Menggunakan ponsel atau tablet sebelum tidur dapat mengganggu kualitas tidur anak. Cahaya biru dari layar menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur tidur.
Jika pola tidur terganggu, anak bisa merasa lelah di pagi hari dan mengalami kesulitan berkonsentrasi.
5. Makan di Tempat Tidur
Kebiasaan makan di tempat tidur tidak hanya kurang higienis, tetapi juga dapat menimbulkan kebiasaan makan yang tidak sehat. Makanan yang tumpah di tempat tidur bisa mengundang bakteri dan serangga, yang dapat mengganggu kesehatan.
Selain itu, makan di tempat tidur membuat anak terbiasa makan sambil rebahan, yang kurang baik untuk pencernaan.
6. Menggertakkan Gigi
Menggertakkan gigi, atau bruxism, sering kali dilakukan saat anak tidur atau dalam kondisi cemas. Kebiasaan ini bisa merusak enamel gigi dan menyebabkan rasa sakit di rahang.
Jika anak Anda sering menggertakkan gigi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter gigi untuk mengatasi masalah ini.
7. Tantrum yang Tidak Terkontrol
Tantrum merupakan hal umum pada anak, tetapi jika tidak dikendalikan, dapat berdampak pada kesehatan fisik mereka. Kebiasaan tantrum yang tidak terkendali bisa menyebabkan anak kelelahan, bahkan cedera pada diri sendiri.
Mengajarkan anak cara mengelola emosi dengan tenang sangat penting agar mereka tidak terbiasa meluapkan emosi secara fisik.
8. Pemilih dalam Makanan (Picky Eating)
Anak yang hanya mau makan makanan tertentu bisa kekurangan nutrisi yang diperlukan. Picky eating dapat menyebabkan ketidakseimbangan gizi, yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak.
Sebaiknya, kenalkan makanan baru secara perlahan dan jadikan waktu makan sebagai momen yang positif agar anak lebih terbuka terhadap berbagai jenis makanan.
Kesehatan fisik anak Anda bergantung pada kebiasaan sehari-hari mereka. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang merugikan di atas, Anda dapat membantu anak tumbuh dengan sehat dan optimal.
Arahkan mereka pada kebiasaan yang lebih baik, seperti rutin mencuci tangan, makan bersama keluarga tanpa gangguan layar, dan tidur pada waktu yang cukup.
***