JawaPos.com – Sakit gigi memang sangat tidak enak dan bahkan rasa sakitnya tidak dapat ditahan. Anda mungkin pernah mengalami sakit gigi ketika udara dalam keadaan dingin, karena udara dingin dapat memperparah sakit gigi.
Sakit gigi dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kerusakan gigi, infeksi di rahang atau gigi, kerusakan gusi, dan luka di area mulut. Rasa sakit gigi yang berdenyut dapat sangat mengganggu dan menyebabkan rasa yang tidak nyaman.
Sakit gigi juga dapat sangat mengganggu rutinitas Anda, dan tentu perawatan terbaik dengan periksa ke dokter gigi. Namun, Anda mungkin tidak tahu bahwa ada pengobatan rumahan yang dapat meredakan rasa sakit gigi untuk sementara.
Dilansir dari Times of India, inilah beberapa pengobatan rumahan sederhana yang bisa Anda terapkan ketika mengalami sakit gigi. Pengobatan ini mampu meredakan rasa sakit yang Anda alami sebelum memeriksakan ke dokter gigi.
Minyak cengkeh
Salah satu pengobatan yang cukup populer dan efektif untuk meredakan sakit gigi adalah minyak cengkeh. Cengkeh mengandung eugenol yang merupakan anestesi alami dan antibakteri yang memiliki fungsi untuk menghilangkan rasa sakit dan mengurangi peradangan.
Cara menggunakannya dengan bola kapas atau kapas pembersih yang dicelupkan ke dalam beberapa tetes minyak cengkeh. Gosokkan di daerah yang sakit, lalu diamkan selama beberapa menit dan bilas dengan air hangat.
Anda juga dapat mengunyah seluruh cengkeh di dekat gigi yang sakit, ini dapat memperoleh efek yang sama. Pastikan juga untuk tidak menelan minyak cengkeh karena sangat kuat dan juga dapat menyebabkan iritasi pada gusi jika digunakan berlebihan.
Berkumur dengan air garam
Berkumur dengan air garam adalah cara yang mudah dan efektif untuk mengatasi sakit gigi dan mengurangi infeksi. Garam merupakan desinfektan alami dan membantu mengurangi peradangan, pembengkakan, dan membunuh bakteri di mulut.
Campurkan setengah sendok teh garam dengan air hangat, lalu berkumur di mulut Anda selama sekitar 30 detik. Buang airnya dan ulangi proses ini beberapa kali. Cara ini akan membersihkan infeksi dan mengurangi rasa sakit, serta terbukti untuk mengatasi iritasi gusi.
Bawang putih
Bawang putih menjadi salah satu bahan yang memiliki banyak manfaat bagi pengobatan. Allicin berfungsi untuk memberikan sifat antibakteri dan antimikroba, sehingga mengurangi rasa sakit dan membunuh mikroorganisme perusak di rongga mulut.
Menghancurkan satu siung bawang putih hingga menjadi pasta, lalu oleskan langsung ke gigi yang sakit. Diamkan selama beberapa menit lalu bilas dengan air hangat. Atau Anda bisa mengunyah secara perlahan untuk mempercepat penyembuhan
Karena memiliki rasa yang sangat kuat, sebaiknya setelah menggunakan bawang putih, Anda bisa berkumur dengan air setelahnya.
Kompres dengan es
Efek dingin merupakan cara yang sangat sederhana, tetapi efektif dan tidak berbahaya untuk membius gigi agar tidak nyeri dan mengurangi peradangan. Ini dapat membuat saraf yang menyebabkan nyeri mati rasa dan memberikan efek kelegaan sementara dari rasa nyeri.
Bungkus beberapa es batu dengan kain atau handuk bersih, lalu tempelkan pada pipi di dekat area yang nyeri dan diam selama 15 menit. Lakukan beberapa menit secara berkala.
Es batu mampu menyempitkan pembuluh darah di dalam gigi, sehingga meredakan nyeri atau mengurangi pembengkakan. Ini cara pengobatan yang sangat cepat meskipun hanya sementara untuk sakit gigi.
Teh pudina/mint
Teh pudina memiliki khasiat untuk menghilangkan rasa sakit gigi. Teh ini juga bersifat mendinginkan dan menyegarkan, sehingga dapat mengatasi peradangan dan memiliki efek menenangkan.
Seduh kantong teh peppermint dalam air panas dan biarkan dingin. Tempelkan kantoh teh pada gigi yang sakit selama sekitar 15-20 menit. Anda juga bisa mendinginkan di kulkas dan menggunakannya dalam keadaan dingin.
Ini tidak hanya dapat mengatasi rasa sakit gigi Anda, tetapi juga mampu memberikan rasa segar di mulut.
Daun jambu biji
Khasiat anti radang dan antimikroba dari daun jambu biji dapat menjadi obat yang sangat efektif untuk meredakan sakit gigi. Dengan demikian, daun jambu biji sering digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan mulut dan gigi.
Ambil daun jambu biji segar dan kunyah, atau peras sarinya, lalu rebus dengan air. Setelah airnya dingin, gunakan sebagai obat kumur. Ini dapat membunuh bakteri di dalam mulut dan menghilangkan rasa sakit gigi dan masalah gusi.
Bawang bombay
Senyawa sulfur yang terdapat dalam bawang bombay mengandung antibakteri di dalamnya. Senyawa ini bersifat anti radang dan membunuh kuman, sehingga mampu meredakan nyeri gigi.
Potong bawang bombay mentah berukuran kecil. Tempelkan langsung pada gigi yang sakit, atau kunya secara perlahan. Antibakteri dalam bawang bombay akan mengurangi infeksi dan mengurangi rasa sakit secara perlahan.
Hing (Asafoetida)
Asafoetida dapat mengatasi sakit gigi dan masalah gusi, karena memiliki sifat anti radang. Obat ini disebut sebagai obat rumahan yang ampuh untuk meredakan sakit gigi.
Ambil sedikit asafoetida dan campurkan dengan beberapa tetes air jeruk lemon, lalu oleskan pasta ini ke gigi yang sakit dan Anda akan merasa lega. Asafoetida tidak hanya meredakan sakit gigi, tetapi juga mengurangi infeksi dan penyakit mulut lainnya.
Jus rumput gandum
Rumput gandung merupakan obat antibakteri yang kuat dan membantu melawan infeksi, ini juga mampu mengurangi rasa sakit pada gigi. rumput gandum mengandung klorofil yang membersihkan racun di gusi dan menghalangi tumbuhnya bakteri di mulut.
Ekstrak jus rumput gandum segar dapat digunakan sebagai obat kumur selama beberapa menit. Ini juga membantu menyembuhkan infeksi, memperkuat gusi, menghilangkan rasa sakit, dan terbukti menjadi obat alami untuk Kesehatan mulut.
Kunyit
Kunyit merupakan ramuan yang ampuh sebagai antiradang dan antiseptic. Kunyit memiliki khasiat anti infeksi yang menjadi obat sakit gigi terbaik. Kandungan aktif kurkumin dapat mengurangi peradangan, sehingga mencegah infeksi.
Campurkan satu sendok teh bubuk kunyit dengan beberapa tetes air untuk membuat pasta, lalu oleskan pada gigi yang sakit. Diamkan selama beberapa menit lalu kumur dengan air hangat. Kunyit juga dapat dicampur madu atau minyak kelapa untuk pengobatan lanjutan.