JawaPos.Com - Ketindihan atau yang sering dikenal dengan istilah sleep paralysis adalah pengalaman yang menakutkan bagi banyak orang.
Sebagian masyarakat Indonesia sering mengaitkan fenomena ini dengan gangguan makhluk astral, terutama dalam budaya Jawa.
Sementara, sering kali seseorang yang mengalaminya merasa seperti sedang diganggu oleh sosok yang menyeramkan atau bahkan merasakan tekanan seperti dicekik.
Dalam dunia medis, peristiwa ini disebut sebagai sleep paralysis, yang terjadi ketika seseorang berada di antara fase tidur dan terjaga.
Penyebab medis dari ketindihan ini dapat berkaitan dengan insomnia, kecemasan, stres, atau pola tidur yang tidak teratur.
Namun, dalam kitab Primbon Jawa terdapat beberapa pasaran hari yang diyakini sebagai weton yang rentan terhadap ketindihan, melalui kanal YouTube Fitka Channel Senin, (26/8), berikut diantaranya:
1. Selasa Legi
Weton Selasa Legi atau Selasa Manis memiliki daya tarik yang kuat karena aura merah yang dimilikinya.
Makhluk halus tertarik mendekatinya karena sifat ambisiusnya yang tinggi. Namun, sebelum tidur, penting untuk membersihkan diri dan berdoa agar terhindar dari gangguan makhluk halus.
Orang yang lahir pada Selasa Legi mungkin memiliki perlindungan malaikat sehingga sulit mengalami sleep paralysis atau gangguan dari makhluk halus.
2. Rabu Wage
Weton Rabu wage menjadi salah satu weton yang rawan ketindihan. Orang yang lahir pada hari Rabu wage cenderung memiliki sisi romantis yang kuat.
Mereka menyukai kasih sayang dan bisa saja terbawa imajinasi yang tinggi. Namun, perlu hati-hati karena makhluk halus bisa memanfaatkan imajinasi tersebut.
Ada cerita tentang seseorang yang dalam setengah tidurnya didatangi oleh sosok tampan atau cantik tapi tak bergerak atau bicara.
Hal ini bisa disebabkan oleh makhluk halus yang memanfaatkan imajinasi. Oleh karena itu, bagi orang yang lahir pada hari Rabu wage, sebaiknya tidak terlalu terbawa imajinasi romantis, agar terhindar dari sleep paralysis.
3. Sabtu Wage
Weton Sabtu Wage merupakan salah satu weton yang paling rawan mengalami ketindihan karena memiliki Aura merah yang disukai oleh makhluk astral.
Sabtu Wage juga memiliki sifat pemarah, namun hanya sebentar. Jika hal ini sering terjadi, bisa membuat seseorang merasa lesu.
Fenomena ini juga membuat makhluk lain merasa tertarik dan mendekati dalam keadaan lemah. Kondisi lemah ini dapat berada saat seseorang dalam posisi kelelahan dan ngantuk ingin tidur.
Dalam kondisi ini, seseorang hampir memasuki gerbang gaib dan menjadi rentan diganggu oleh makhluk halus.
Dampak ketindihan juga membuat seseorang sulit untuk bergerak dan terikat saat tidur. Meskipun telah membaca doa, seseorang tetap sulit untuk bergerak atau berbicara, karena berada di alam yang berbeda.
Oleh karena itu disarankan untuk melakukan pembersihan badan dari aura negatif agar fenomena ketindihan dapat diminimalisir.
Baca Juga: Tiket Sold Out, Konser Untuk Korban Sakit Hati oleh Juicy Luicy dan Adrian Khalif di Surabaya Pecah!
4. Rabu Kliwon
Weton Rabu Kliwon Rabu Kliwon merupakan salah satu weton yang rentan mengalami sleep paralysis.
Ini disebabkan karena orang yang lahir pada Rabu Kliwon cenderung over thinking dan cemas terhadap banyak hal. Hal ini dapat mengganggu kualitas tidurnya dan membawa dampak dalam alam bawah sadarnya.
Meskipun demikian, tidak semua orang yang lahir pada Rabu Kliwon akan sering mengalami sleep paralysis, karena ada kemungkinan bahwa mereka sudah mengantisipasi dengan membersihkan pikiran dan hati sebelum tidur.
5. Selasa Pahing
Baca Juga: Overstay 6 Tahun, Sering Bikin Onar di Kawasan Kemang, WN India Diringkus Imigrasi
Weton Selasa Pahing tidak memiliki masalah psikologis secara umum. Namun, orang yang lahir pada weton ini sering mengalami jantung berdebar, kesulitan tidur, dan tremor yang bisa menjadi indikasi akan mengalami sleep paralysis.
Mereka yang lahir pada weton Selasa Pahing mungkin perlu menjaga kesehatan jantung mereka dengan baik dan mencari cara untuk mengatasi kesulitan tidur.
Selain itu, jika mengalami tremor atau sleep paralysis, secara terus menerus sebaiknya segera lakukan penanganan diri yang tepat seperti melakukan doa sebelum tidur ataupun pembersihan aura negatif yang ada dalam individu supaya dapat terhindar dari gangguan ketindihan.