JawaPos.com - Dalam era yang serba modern ini, fashion tak bisa dilepaskan dari diri seseorang yang berada diberbagai kalangan, mulai dari kelas atas, menengah, hingga bawah.
Seiring perkembangan teknologi digital, banyak orang yang terinspirasi oleh fashion style yang kekinian, unik, hingga yang cocok untuk dikenakan sesuai dengan situasi dan kondisi.
Dilansir dari laman Artikel Italian Fashion School, secara umum bahwa fashion itu dapat diartikan sebagai gaya berbusana yang populer dan diadaptasi oleh suatu budaya. Mulai dari gaya berpakaian keseharian hingga dalam acara tertentu.
Fungsi dan manfaat fashion itu sendiri juga sebagai bentuk identitas diri, bentuk komunikasi, menjadi sumber daya tarik, sumber kebahagiaan, dan menandakan kelas sosial.
Mengulik manfaat fashion sebagai bentuk identitas diri, di kutip dari laman Artikel Binus bahwa dari fashion style kita dapat mengenal kepribadian seseorang, diantaranya adalah :
1. Casual Chic
Fashion style casual chic ini terlihat sederhana dan menambah sedikit sentuhan agar tidak membosankan. Contohnya ketika pria memakai outter seperti jaket atau flannel tapi ditambahkan jam tangan, kalung, atau asesoris lainnya.
Mereka yang memiliki fashion style seperti itu umumnya lebih percaya diri, lebih mencolok, dan dipandang menarik oleh masyarakat. Tak berlebihan tapi tak menutup diri akan masukan hal baru.
2. Conventional Style
Fashion style conventional style ini umumnya sama dengan casual chic, tapi sangat amat sederhana seperti menggunakan baju warna hitam, putih, abu-abu, atau warna pucat lainnya.
Mereka tergolong memiliki kepribadian yang tertutup, pemalu, kurang percaya diri, membosankan, enggan mengambil risiko, dan lebih memilih fashion style yang mudah diterima oleh masyarakat.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Leo dan Virgo 18 Juni 2024: dari Kesehatan, Karier, Keuangan hingga Cinta
3. Designer Style
Fashion style satu ini tergolong mahal dan bermerek, meski terlihat nyaman tapi orang yang berpakaian seperti ini sebetulnya krisis identitas, tidak nyaman dengan dirinya sendiri, terlalu mengandalkan materi untuk menutupi kepercayaan diri.
Cara berpikiran orang seperti ini juga sangat dangkal dan tidak luas, seolah-olah orang lain akan menilai dirinya jika menggunakan pakaian yang branded atau rancangan designer ternama.
4. Gothic Dresses
Kalau mendengar kata Gothic ini pasti mengarah kepada orang yang berpakaian warna hitam, memakai tato, anting, dan tindik dibeberapa bagian tubuhnya.
Ini merupakan fashion style yang dianut para remaja yang tergolong sensitif, menyukai seni, memiliki amarah yang terpendam, kurang dewasa, merasa depresi, dan suka mencari perhatian.
Fashion style yang disebutkan di atas bisa disebut sebagai self expression seseorang, dan tanpa disadari bahwa penampilan juga menggambarkan karakter atau kepribadian yang cukup akurat.
Tanpa perlu berkenalan lama-lama, biasanya orang lain akan sedikit mengetahui kepribadianmu melalui fashion style yang dikenakan. Seperti saat wawancara kerja, HRD akan melihat penampilan kandidatnya. Jadi, kamu termasuk yang mana?