JawaPos.com - Tes kepribadian MBTI memiliki 16 kemungkinan hasil, masing-masing ditunjukkan dengan empat huruf.
Salah satunya INTP (Introversion, Intuition, Thinking, Perceiving) adalah salah satu tipe paling langka, hanya mewakili 1 hingga 3 persen dari populasi umum, dikutip Your Tango, Jumat (17/5).
Sering dijuluki ‘Si Pemikir’, ‘Si Ahli Logika’, atau ‘Sang Analis’, tipe kepribadian INTP cukup mengesankan dalam banyak bidang dan merupakan salah satu tipe MBTI paling cerdas.
Mereka memiliki kemampuan luar biasa dalam memecahkan masalah dan berpikir out of the box.
Namun, kecerdasan ini terdapat banyak kekurangan. INTP memiliki sisi gelap dan sebagian besar tidak disengaja atau mereka biasanya bermaksud baik. Apa saja? simak!
- Tidak berempati
INTP sangat sulit berempati. Mereka cenderung mengabaikan aspek emosional kehidupan yang berujung rusaknya hubungannya dengan orang lain.
Jika mencoba membuka diri terhadap INTP dengan detail pribadi dan kerentanannya, Anda mungkin merasa diabaikan atau tidak puas atas kurangnya masukan dari mereka saat berbincang.
Bukan bersikap dingin, sisi emosional mereka kurang berkembang dan lebih fokus pada logika.
Mereka tipe pemecah masalah, jadi mereka mungkin bisa menawarkan perspektif atau solusi unik sebagai pengganti empati.
- Menarik diri secara sosial
INTP bisa menarik diri secara sosial dan sangat tidak nyaman dalam lingkungan sosial. Kepribadian ini umumnya menarik diri dari pergaulan karena fokus mereka pada teori, pekerjaan, dan pemecahan masalah.
Mereka sangat introvert. Ketika diberi kesempatan berbicara tentang topik keahliannya, INTP akan menjelaskan secara bebas, mengejutkan rekan kerja, namun berbasa-basi hampir mustahil baginya.
Orang ini mudah terganggu oleh pikiran sendiri atau kejadian-kejadian di sekitarnya. Mereka mungkin terlihat kasar atau merendahkan saat mengobrol, meskipun aslinya tidak bermaksud seperti itu.
Jika Anda dapat melibatkan mereka dalam topik kompleks atau ide baru, mereka akan keluar dari cangkangnya. Namun, berhati-hatilah karena pemikiran mereka tampak berbelit-belit atau berantakan bagi orang lain.
- Tidak pandai bicara
Anehnya, INTP tidak pandai berdebat. Faktanya, melibatkan mereka dalam debat sangat menarik baginya, namun mereka kera[ terlibat dalam pikiran yang berbelit-belit.
Misalnya, ketika berdebat atau berbicara tentang suatu topik yang belum sepenuhnya mereka pahami, INTP akan menyatakan asumsi dan opini sebagai fakta.
Mereka sangat ingin mendapatkan informasi lengkap, namun mungkin saja memberikan informasi yang salah kepada orang lain saat mencari pengetahuan.
Mereka mungkin juga menjadi terlalu analitis terhadap rekannya, mengoreksi tata bahasa, semantik, dan detail tidak relevan dalam upaya putus asa untuk menjadi yang terdepan dalam percakapan
- Terlalu banyak berpikir
Bagi banyak orang, mereka tampak lesu karena keraguan diri dan ketakutan berlebihan akan kegagalan.
Faktanya, INTP paling mungkin melanggar kebijakan dan cenderung mendapat nilai lebih rendah daripada perkiraan skor bakat mereka yang umumnya tinggi.
Mereka kesulitan memberikan perhatian penuh selama kelas karena terjebak dalam detail dan pemikiran yang bersinggungan.
- Pilih-pilih
INTP berusaha menjalin hubungan jangka panjang dan dekat dengan orang-orang yang sesuai dengan kecerdasannya atau bisa mengikuti logika mereka dalam percakapan mendalam.
Meskipun mereka kreatif dalam mencari cara memeriahkan hubungan dan membuat Anda terus menebak-nebak, mereka mengutamakan diri sendiri dan mengabaikan emosi Anda.
Mereka kesulitan menempatkan diri pada posisi orang lain atau mungkin tidak memahami perasaan Anda sama sekali, jadi perlu memberitahu mereka jika Anda kesal.
***