← Beranda

Cara Menyimpan Sayuran Selada Potong Maupun Utuh Supaya Awet dan Tidak Layu, Bisa Di Kulkas dan Di Suhu Ruang

Rizqi Fitriana Arum SariJumat, 5 April 2024 | 21.10 WIB
SIAP PANEN: Titi menunjukkan aneka selada hasil kebun hidroponiknya di Fargos Farm.

JawaPos.com - Selada merupakan salah satu sayuran hijau yang bertekstur renyah dan sering dikonsumsi banyak orang.

Orang Indonesia biasanya mengkonsumsi selada sebagai lalapan maupun sebagai campuran salad sayur.

Dilansir dari laman halodoc, selada mempunyai kandungan serat, kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, karbohidrat, protein dan lemak. Selain itu juga mengandung vitamin A dan K yang cukup tinggi.

Jika membeli selada, kita akan mendapatkan satu bonggol dengan daun yang banyak. Satu bonggol tersebut apabila hanya untuk konsumsi sendiri, maka akan tersisa cukup banyak daun yang belum dikonsumsi, sehingga harus menyimpan sisanya.

Namun selada termasuk sayur yang sulit penyimpanannya, sering kali selada menjadi layu sehingga tidak lagi bertekstur garing, bahkan selada bisa busuk berlendir.

Jika selada menjadi layu, ketika ingin mengkonsumsi bisa menggunakan hack dengan melakukan perendaman daun selada dengan menggunakan air es, maka selada akan menjadi segar kembali akan tetapi rasanya agak berbeda seperti saat masih baru dan fresh.

Agar selada bisa tetap awet dengan tekstur yang renyah, maka cara menyimpannya perlu diperhatikan. Jangan hanya diletakkan di kulkas dengan asal.

Supaya selada awet hingga 2 minggu, dikutip dari beberapa sumber berikut tips menyimpan selada yang bisa dicoba:

1. Berdasarkan laman berkebun, selada sebaiknya tidak dicuci, kemudian bungkus daun selada dengan kain lembab, masukkan ke dalam kantong plastik dan simpan dalam kulkas.

2. Pilah selada terlebih dahulu, pisahkan daun selada yang tidak bagus atau hampir busuk, buang akar dan bagian yang jelek, kemudian masukkan ke dalam plastik dan letakkan pada rak bawah pada kulkas.

Pastikan pada sayur tidak diletakkan bercampur dengan buah, karena buah memiliki gas etilen yang berfungsi untuk mematangkan buah.

3. Dilansir dari kanal YouTube Ashant Channel, sebelum menyimpan selada, selada yang masih ada akarnya harus dicuci bersih dahulu, masukkan kedalam wadah yang sudah diisi air, pastikan air tersebut meredam akar selada. Letakkan pada suhu ruang dan ganti air rendaman setiap 3 hari sekali

4. Selada yang sudah dicuci bersih hilangkan akarnya, kemudian tiriskan atau keringkan menggunakan tisu atau lap kain, kemudian letakkan selada pada wadah tanpa penutup, masukkan ke dalam kulkas. Setiap tiga hari sekali siram dengan air dan lakukan seperti langkah awal.

5. Jika ingin menyimpan selada yang sudah dipotong, cara ini bisa digunakan. Caranya cuci bersih terlebih dahulu selada, kemudian potong. Keringkan selada dengan tisu atau lap kain sampai kering.

Siapkan wadah kedap udara, taruh tisu dapur pada wadah kemudian letakkan daun selada yang sudah dipotong, kemudian letakkan lagi tisu pada bagian atas.

Kemudian tutup wadah dan masukkan ke dalam kulkas. Setiap tiga hari sekali ganti tisu bagian atas, apabila tisu tersebut basah.

6. Dikutip dari akun TikTok @tastegreatfoodie, selada yang sudah dicuci bersih dan dipotong masukkan ke dalam toples kaca, tambahkan air sampai meredam seluruh bagian selada. Kemudian tutup dengan rapat dan masukkan ke dalam kulkas. Jangan lupa setiap hari ganti air rendaman.

EDITOR: Hanny Suwindari
Tags:selada