JawaPos.com – Astaxanthin akhir-akhir ini cukup banyak diperbincangkan di dunia nutrisi. Tapi apa itu astaxanthin?
Astaxanthin merupakan karotenoid dari jenis bahan kimia yang ditemukan pada beberapa tanaman dan hewan, termasuk ganggang dan ikan tertentu.
Yang membuatnya kian populer adalah karena astaxanthin ini dipercaya dapat meningkatkan harapan hidup dengan menjadi antioksidan yang sangat kuat.
Manfaat utamanya adalah untuk kesehatan otak, kesehatan kulit, Kesehatan mata, dan sistem kardiovaskular atau peredaran darah.
Karena manfaat kesehatannya yang sangat banyak itu, astaxanthin telah menjadi suplemen yang sangat populer.
Jika Anda berpikir tentang suplemen astaxanthin, Anda mungkin akan dengan mudah menemukannya di apotek dengan merek tertentu.
Namun, ternyata ada juga sumber alami astaxanthin yang dapat membantu Anda meningkatkan asupan lebih sehat dan maksimal.
Dilansir dari takecareof.com, Rabu (13/3), berikut 5 makanan yang mengandung astaxanthin alami.
1. Minyak Krill/Krill Oil
Krill merupakan salah satu biomassa terbesar di dunia, yang membantu menyediakan makanan bagi berbagai spesies.
Ada spesies krill tertentu yang dikenal sebagai Euphausia superba. Spesies ini merupakan sumber utama minyak krill.
Minyak krill tidak hanya mengandung nutrisi penting kolin, tetapi juga merupakan sumber yang kaya akan astaxanthin. Minyak ini juga mengandung asam lemak omega-3 EPA dan DHA.
Dengan kata lain, minyak krill dikemas dengan nilai gizi dan merupakan pilihan tepat untuk mengobati stres oksidatif.
Kandungan minyak krill yang juga kaya akan omega-3, membuatnya sangat berguna untuk meningkatkan kesehatan jantung.
Minyak krill juga telah digunakan untuk tujuan lain yang berhubungan dengan kesehatan, termasuk untuk mendukung kesehatan kognitif.
2. Salmon
Salmon adalah makanan bergizi tinggi yang kaya akan selenium dan omega-3, dan juga mengandung astaxanthin.
Selain berguna untuk kesehatan manusia, astaxanthin juga merupakan bagian penting yang membantu ikan salmon menjadi perenang yang hebat.
Ketika memutuskan mengonsumsi salmon untuk mendapatkan astaxanthin, Anda mungkin akan menimbang-nimbang terlebih dulu apakah salmon tersebut ditangkap di alam liar atau dibudidayakan.
Jenis salmon mana yang paling banyak mengandung astaxanthin?
Studi menunjukkan bahwa di antara jenis salmon liar, kandungan astaxanthin maksimum ditemukan pada spesies Oncorhynchus liar.
Studi tersebut juga menjelaskan kisaran 26-38 mg/kg daging pada salmon sockeye, sedangkan kandungan astaxanthin yang rendah dilaporkan pada spesies chum.
Salmon sockeye yang ditangkap di alam liar merupakan sumber astaxanthin terkaya, sebagian besar hal itu terjadi karena salmon jenis ini telah menghabiskan hidupnya dengan mengonsumsi mikroalga, yang merupakan bentuk astaxanthin yang paling murni.
Di sisi lain, salmon yang dibudidayakan hanya mendapatkan versi sintetis yang dibuat secara komersial. Dengan kata lain, pilihlah salmon hasil tangkapan liar untuk mendapatkan astaxanthin lebih banyak.
3. Ragi Phaffia
Ragi merah Phaffia rhodozyma adalah sumber alami astaxanthin lainnya. Kandungan astaxanthin dalam produk ini kira-kira 10 kali lebih kuat daripada karotenoid lainnya.
4. Ganggang hijau
Haematococcus pluvialis adalah jenis mikroalga hijau yang mengakumulasi kadar astaxanthin tingkat tinggi dalam kondisi tertentu.
Kondisi yang dimaksud diantaranya, salinitas tinggi, kekurangan nitrogen, suhu tinggi, dan cahaya.
Ganggang adalah cara utama orang mendapatkan asupan astaxanthin, selain dari sumber makanan laut.
5. Udang
Krustasea seperti udang juga dapat menjadi sumber makanan yang sangat baik untuk memperoleh astaxanthin, dan juga sangat dianjurkan.