JawaPos.com - Skin barrier adalah lapisan terluar pada permukaan kulit yang berfungsi untuk melindungi kulit dari infeksi atau kondisi yang dapat menggangu kesehatan kulit kita.
Skin barrier rusak bisa memicu terjadinya permasalahan pada kulit mulai dari iritasi, jerawat, hingga infeksi berat.
Dilansir dari akun Tiktok dr. Richard Lee, berikut adalah ciri-ciri dari skin barrier yang mulai rusak.
1. Munculnya kemerahan pada kulit wajah
2. Kulit wajah yang tipis
3. Munculnya bercak-bercak pembuluh darah
4. Kulit wajah menjadi over sensitif
5. Gatal-gatal pada kulit wajah
6. Kulit kering dan terasa tertarik
7. Kulit wajah mengelupas
Skin barrier rusak dikarenakan kita terlalu seing melakukan eksfoliasi, sering terpapar sinar UV, tidak menjaga kelembapan pada kulit wajah, terlalu sering cuci muka, dan sering menggunakan skin care yang banyaj kandungan aktifnya.
Sebenarnya skin barrier bisa sembuh dengan sendirinya tanpa adanya perawatan khusus. Namun proses ini membutuhkan waktu sekitar 28 hari karena regenerasi kulit.
Ada beberapa cara untuk menyembuhkan skin barrier yang rusak.
1. Memberikan nutrisi yang tepat tanpa eksfoliasi.
2. Gunakan skin care yang mengandung ceremide dan sudah bersertifikat BPOM.
3. Jangan melakukan cuci muka di pagi hari menggunakan face wash.
4. Hidrasi kulit yang cukup
5. Gunakan face wash low ph dibawah 7
Dilansir dari dr. Kamila Jaidi, berikut adalah tanda-tanda dari skin barrier kita yang sudah sembuh.
1. Sudah tidak ada lagi gejala dari kerusakan skin barrier seperti kulit merah, sensasi terbakar, perih dan panas, terkelupas, dan beruntusan.
2. Kulit terasa lebih sehat dari sebelumnya.
3. Kulit terasa halus dan kenyal
4. Jika sudah terasa lebih sehat kita dapat melakukan eksfoliasi secara bertahap 1 -2 kali dalam seminggu.
***