JawaPos.com - Tanggal 2 Januari selalu diperingati sebagai hari Introvert sedunia. Perayaan internasional ini diperingati untuk menghormati dan mengenali kepribadian introvert di seluruh dunia dengan memberikan waktu dan ruang beraktivitas sendirian.
Ketika dunia banyak dibangun oleh kaum ekstrovert, Hari Introvert Sedunia adalah pengingat yang tepat bahwa ketenangan dan kesendirian bukanlah hadir dari rasa minder, melainkan juga bisa memunculkan sumber kreativitas, observasi dan kedalaman berpikir.
Bagi kamu yang belum tahu, introvert adalah seseorang yang menyukai lingkungan yang tenang dan rendah akan rangsangan sosial.
Berbanding terbalik dengan ekstrovert yang suka dengan aktivitas sosial, introvert punya respon yang berbeda ketika mereka selesai melakukan aktivitas dengan banyak orang.
Introvert seringkali merasa lelah dan membutuhkan waktu sendiri untuk memulihkan tenaga.
Hal ini penting dilakukan karena cara kerja otak introvert dan ekstrovert mempunyai reaksi yang berbeda terhadap dopamin.
Salah satu penggagas teori introvert dalam dunia psikologi adalah psikiater Swiss, Carl Gustav Jung.
Dalam bukunya yang terbit pada 1921 silam, berjudul “Psychological Types”, dia menulis bahwa setiap orang dapat diklasifikasikan sebagai introvert atau ekstrovert, dan membandingan introvert dengan dewa Yunani, Apollo, yang menyoroti tentang pemahaman.
Jung mengklaim seorang introvert sibuk dengan dunia refleksi, mimpi, dan visi batin mereka. Mereka mungkin tidak tertarik untuk mengikuti kegiatan bersama orang lain.
Sejak kemunculan buku tersebut, banyak psikolog yang menciptakan teori lebih mendalam mengenai introvert dan ekstrovert.
Sejarah Hari Introvert Sedunia
Dilansir dari Hindustan Times, Hari Introvert Sedunia diciptakan pertama kali oleh seorang psikolog dan penulis Jerman bernama Felicitas Heyne pada 2011 silam.
Dia menerbitkan sebuah blog artikel yang berjudul “Here’s Why We Need a World Introvert Day”.
Dia mengusulkan agar tanggal 2 Januari ditetapkan sebagai Hari Introvert Sedunia, sebuah hari yang ‘tenang’ setelah rentetan liburan dan perayaan malam tahun baru yang mewah.
Tujuan Hari Introvert Sedunia
Hari Introvert Sedunia merupakan kesempatan bagi setiap orang untuk bersantai dan menikmati kesendirian bagi para introvert.
Jadi apabila kamu atau kenalanmu suka dengan kesunyian, menghindari undangan pesta atau kumpul bersama orang-orang, hari Introvert sedunia adalah hari yang tepat untuk merayakan kesendirian dan ketenangan kamu.
Makna Hari Introvert Sedunia
Selain memberikan hari khusus untuk para introvert di seluruh dunia, perayaan ini juga dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap suatu kepribadian seseorang yang dikenal sebagai sosok yang jarang berinteraksi dengan banyak orang.
Apalagi, menjadi introvert tidak membatasi seseorang untuk bisa sukses. Beberapa tokoh besar dunia seperti Charles Darwin hingga Albert Einstein adalah ilmuan yang memiliki kepribadian introvert.
Hari Introvert Sedunia merupakan hari yang tepat untuk menunjukkan kepada dunia bahwa introvert tidak melulu dianggap sebagai orang yang sombong, tidak menarik, penakut dan suka menjauh.
Perayaan ini sekaligus membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebutuhan dan keinginan seorang introvert.
Cara Merayakan Hari Introvert Sedunia
Hari Introvert Sedunia adalah waktu yang tepat bagi kamu untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri dan rehat dari aktivitas sosial di sekitar.
Ada banyak cara untuk merayakan hari Introvert Sedunia, diantaranya sebagai berikut.
1. Menghabiskan waktu di rumah
Cara terbaik untuk merayakan Hari Introvert Sedunia adalah menghabiskan waktu sendirian di rumah, kamu bisa melakukan aktivitas apapun tanpa harus diganggu atau berinteraksi dengan orang lain.
Seperti menonton film atau serial favorit, membaca buku, hingga bermain gim. Atau kalau kamu terlalu malas melakukan kegiatan diatas, rebahan seharian juga bisa kamu lakukan lho!
2. Aktivitas Luar Yang Menenangkan
Apabila kamu bosan dengan kegiatan indoor, aktivitas luar bisa jadi opsi menarik untukmu untuk merayakan Hari Introvert Sedunia.
Mendaki, jalan-jalan santai, olahraga luar hingga berkebun. Kamu juga bisa mengajak hewan peliharaan kesayangan untuk pergi berkeliling sekitar sembari mencari angin segar.
3. Berkarya dan Menekuni Hobi
Berbicara tentang karya, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan apabila ingin menciptakan sesuatu tanpa perlu berinteraksi dengan orang lain.
Menulis karya fiksi atau non-fiksi, menggambar, dan melukis adalah cara paling simpel untuk menghabiskan hari.
Selain itu, menekuni hobi seperti membangun lego ataupun bermain gim juga bisa kamu lakukan kalau sedang bosan dengan rutinitas sehari-hari.