← Beranda

Toko Offline Barang Bermerek Bernuansa Coastal Area, Santai tapi Mewah

Nurul Adriyana SalbiahKamis, 26 Oktober 2023 | 05.31 WIB
Voilà.id bermain-main dengan cahaya alami di seluruh butik. (Nurul/JawaPos.com)

 

JawaPos.com – Meski digempur dengan kemudahan membeli barang online, tapi offline store tidak pernah mati. Selain bisa merasakan dan melihat barang incaran secara langsung, toko offline juga menghadirkan pengalaman berbelanja yang nyaman layaknya ‘lemari’ sendiri.

Seperti yang dilakukan butik voila.id. Dalam pembukaan butik barunya di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), voila.id menyuguhkan barang luxury ‘serba ada’ dan terkurasi. Memiliki luas 216 meter persegi, toko ini memiliki nuansa coastal area, yang santai tapi tetap menyuguhkan kemewahan.

JawaPos.com berkesempatan merasakan langusng pengalaman ke voila.id. Ketika memasuki butik, pelanggan disambut dengan fasad yang megah. Berada di dalam butik, pelanggan seolah diajak ke dalam labirin eksklusif.

Desain secluded diciptakan demi mendapatkan nuansa ruang yang lebih intim. Sehingga memungkinkan pelanggan untuk mengeksplorasi koleksi dengan lebih nyaman.

Tak hanya itu, natural light juga dimainkan untuk mendapatka kesan nyaman. Voilà.id bermain-main dengan cahaya alami di seluruh butik. Dengan penggunaan lampu barrisol di tengah ruangan, ambience berbelanja terasa semakin hangat dan nyaman.

Diungkapkan Amrit Dodani selaku Head of Fashion Voila.id , pencahayaan yang baik dijadikan kunci untuk menyoroti keindahan produk-produk yang tersedia. Penggunaan material flexy stone juga sebagai bentuk harmonisasi dengan nuansa coastal area yang indah.

Butik yang terdiri dari dua lantai ini memiliki pilihan barang luxury yang memanjakan mata serta dompet. Amrit Dodani mengungkapkan, harga barang-barang yang ada bisa bersaing dengan toko lain. 

“Lantai 1 butik menampilkan beragam koleksi women menarik dan up-to-date dari berbagai luxury brand. Sementara bagi pelanggan yang tengah mencari koleksi men dan jam tangan bisa menemukannya di lantai 2 butik,” ujarnya.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah