JawaPos.com - Sudah naik turun tangga di kantor, membersihkan rumah, dan mengejar transportasi, benarkah kegiatan itu disebut olahraga? Ternyata, olahraga adalah suatu bentuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani.
Jika kegiatan bergerak seperti naik transportasi, membersihkan rumah dan atau jalan cepat setiap hari, tidak dilakukan secara rutin, maka itu bukan disebut sebagai olahraga. Jika kegiatan itu hanya dilakukan sebagai kegiatan sehari-hari, maka hal itu hanya disebut sebagai aktivitas fisik.
"Aktivitas sehari-hari itu, baik di kantor, di rumah, di jalan, itu hanya aktivitas fisik. Bukan olahraga. Karena olahraga adalah melakukan aktivitas fisik teratur berulang-ulang yang memiliki tujuan dan kebugaran," jelas Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dari Prodia dr. Rachmad Wisnu Hidayat, Sp.KO dalam Prodia Scientific Day dengan tema Healthy Aging, Selasa (5/3).
Namun dr. Wisnu menegaskan, kegiatan sehari-hari itu bisa bernilai jika dilakukan dengan cara-cara tertentu. Aktivitas fisik itu bisa bernilai dan bermanfaat, apabila dilakukan dengan indikator yang terukur.
"Mengukur kecepatan jalan, misalnya jalan terburu-buru, aktivitas fisik berdampak positif pada kesehatan jika itu dilakukan dengan rutin setiap hari dan dengan waktu yang dihitung. Lalu misalnya kuli bangunan secara rutin melakukan pekerjaan berat, itu ada dampak kesehatannya," ujarnya.
Sedangkan jika hanya duduk lama atau berdiri lama saat di tengah kendaraan umum, hanya mengurangi kalori dalam jumlah kecil. Begitu pula jika aktivitas fisik dilakukan tidak secara rutin, maka tak cukup membakar kalori.
"Maka yang baik olahraga dilakukan 3 kali seminggu dengan frekuensi yang teratur. Olahraga yang banyak diminati saat ini adalah olahraga kardio, intinya olahraga dilakukan bervariasi," tandasnya.