JawaPos.com - Seperti diajak berjalan ke tren mode masa lalu, Dolce & Gabban memiliki konsep yang unik pada perhelatan Milan Fashion Week 2019. Bentuk kemewahan dan keeleganan busana yang terinspirasi dari tahun 1920-an dan 1930-an.
Pada sesi pertama terlihat model dengan jas hitam dan putih, paduan tuksedo serta mantel, yang mengingatkan pada pakaian pria tahun 1920-an dan 1930-an. Tentunya dilengkapi dengan topi, ikat kepala bulu, dan ikat pinggang hiasan.
Keindahan lainnya diperlihatkan lewat gaun tidur satin dan sifon serta gaun trim berbulu dan renda. Hadir pula busana macan tutul pada jaket, rok, gaun, celana ketat, dan sepatu. Sedangkan untuk gaun malam dihiasi dengan payet yang menggambarkan khas gaya 1920-an.
Pada pertunjukkan lainnya, para model dihiasi bunga mekar dalam berbagai warna. Model mengenakan bunga di rambut mereka dan celana ketat bermotif bunga.
Persembahan berakhir dengan gaun serba hitam, setelan rok dan kreasi renda dalam warna yang biasa digunakan oleh duo desainer.
Dalam kemewahan busana yang dipersembahkan Dolce & Gabbana, terlihat bahwa para desainer sangat memperhatikan setiap detail.