JawaPos.com – Peeling merupakan salah satu tahap perawatan pengelupasan kulit untuk mencapai efek kulit yang bersih dari jerawat, mengecilkan pori-pori, mengangkat sel kulit mati, dan mempercepat regenerasi kulit. Biasanya kandungan chemical peeling yang ada di klinik kecantikan memiliki konsentrasi bahan yang lebih tinggi dibanding produk peeling yang dijual bebas.
Teknik peeling yang dilakukan di klinik pun berbeda-beda, ada yang dengan gel secara langsung, kuas, kassa, cotton swap atau kapas lidi.
Melalui penggunaan peeling dengan kapas lidi diharapkan cairan yang mengenai permukaan kulit lebih merata dan tidak terlalu berlebihan. Sehingga, kemungkinan untuk timbulnya efek samping menjadi lebih sedikit.
Salah satu klinik yang menggunakan teknik ini adalah SKINDA Asia. Sebelum peeling, wajah disiapkan dengan beberapa tahap, yaitu cleansing, ekstraksi, dan massage.
Kemudian, kapas lidi yang sudah mengandung cairan peeling dioleskan secara perlahan di permukaan kulit. Menariknya, cairan peeling di klinik ini diracik khusus oleh dokter asal Korea, yaitu dermatologis sekaligus pemilik SKINDA Asia, Dr. Lee Kyung Real, M.D., Ph.D.
Kemudian, mereka memiliki tahapan khusus setelah melakukan peeling, yaitu tahapan untuk meredakan kemerahan dan mendinginkan dari rasa perih dan gatal yang didapat dari peeling.
"Diharapkan melalui post care yang sudah dipersiapkan di SKINDA setelah melakukan peeling, fase recovery-nya akan menjadi lebih cepat," kata Sammy Yahya, ketika ditemui di SKINDA Asia, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Sammy mengungkapkan bahwa SKINDA Asia memiliki beberapa macam peeling, yaitu peeling untuk jerawat aktif, peeling jerawat ringan, peeling kulit jerawat sensitif, peeling kulit kering sensitif yang tidak jerawat atau kondisi-kondisi tertentu seperti kondisi kehamilan atau untuk ibu menyusui.
Keempat peeling ini biasanya disesuaikan dengan kondisi wajah pasien terkait. Chemical peeling dapat diulang setiap 1-2 minggu sekali.