← Beranda

Warnai Bunga agar Lebih Memesona

Suryo Eko PrasetyoSelasa, 24 Januari 2017 | 23.30 WIB
JADI BEDA: Roma Dinata menyemprot bunga dengan spray khusus warna gold.

JawaPos.com Pewarnaan menjadi solusi agar bunga lama terlihat kembali segar. Febrian Rio Saputra dan Elizabeth Christien Septiana, pemilik toko bunga, memanfaatkan spray khusus bunga. Tujuannya, mengubah warna bunga sesuai dengan permintaan customer maupun pencinta bunga.


Saat menyemprotkan pewarna, Rio membuat jarak 10–15 sentimeter agar hasil akhir memiliki gradasi. Yakni, perpaduan warna spray dengan warna asli bunga. Misalnya bunga mawar merah yang disemprot warna emas. ”Warna aslinya tetap ada. Tetap terlihat seperti mawar,” terangnya.


Warna spray yang terlalu pekat, papar Rio, membuat bunga asli tampak seperti imitasi. ”Tapi, bergantung selera juga sih. Ada yang memang suka sama pewarna yang full pekat,” ujar dia. Lelaki 25 tahun itu menjelaskan, semua jenis bunga bisa diwarnai. ”Asalkan kelopak bunga dalam keadaan kering ketika dilakukan pewarnaan,” imbuhnya.


Pewarnaan dengan spray bisa dibilang paling cepat. Tidak sampai lima menit setelah disemprot, kelopak bunga sudah kembali kering. Juga, tekstur kelopaknya menjadi lebih kaku. Sebab, serat-serat kelopak tertutup oleh pewarna. ”Selain pakai spray, ada juga yang direndam atau dicelupkan ke dalam cairan khusus. Tapi, butuh waktu yang cukup lama,” terang Christien.


Warna spray yang dimiliki Rio dan Christien pun cukup lengkap. Antara lain biru, tosca, silver, peach, dan hijau. Ada juga warna gold atau emas yang sesuai untuk melengkapi warna dalam rangkaian bunga Imlek. Sebab, emas juga identik dengan warna Imlek.



Perawatan Sederhana Cegah Layu


Rio dan Christien tak mau asal memperlakukan bunga-bunganya. Mereka memberikan cairan khusus yang juga diimpor dari Amerika untuk merendam bunga. Cairan itu bernama instant hydrating treatment. ”Ini cairan khusus yang selalu dicampurkan ke dalam air rendaman bunga. Fungsinya, supaya bunga selalu segar dan lebih tahan lama,” terangnya.


Untuk bunga-bunga yang memerlukan air, begitu sampai dari supplier, mereka langsung melakukan perawatan. Yakni, memotong batang paling bawah sepanjang 1 cm. Kemudian, mengganti air rendaman dan memasukkan bunga ke lemari pendingin. Dengan begitu, bunga-bunga yang mengalami dehidrasi selama pengiriman dari luar kota bisa kembali fresh. ”Memotong batang bunganya juga miring biar bisa menyerap lebih banyak air,” jelas Christien.



Selain itu, Rio dan Christien memberikan perawatan khusus untuk bunga dengan ujung batang yang mulai lemas dan bengkok atau menunduk tapi pangkal kelopaknya masih kaku atau kuat. Mereka menyiapkan wadah sepanjang 70 cm. Lalu, bunga dimasukkan ke wadah yang sudah diisi air hingga tenggelam. Kemudian, masukkan 10 ml instant hydrating treatment. ”Ditutup dan biarkan saja sampai lima jam, sampai bunga tegak lagi,” imbuh Rio. (hay/c11/ai/sep/JPG)

EDITOR: Suryo Eko Prasetyo