JawaPos.com – Sleep call menjadi salah satu tren bagi anak milenial ketika menjalin hubungan dengan lawan jenisnya. Biasanya, sleep call dilakukan oleh anak muda yang Long Distance Relationship (LDR) alias menjalin hubungan jarak jauh. Selain itu, sleep call juga dilakukan ketika sedang masa PDKT agar hubungan menjadi lebih intens.
Sleep call berasal dari Bahasa Inggris, yaitu kata dasar sleep yang berarti tidur dan call yang berarti panggilan. Jika kedua kata tersebut digabungkan, maka sleep call artinya adalah aktivitas menelpon seseorang hingga tertidur.
Meski kegiatan ini terdengar romantis dan dipercaya dapat meningkatkan chemistry dengan pasangan, ternyata sleep call juga mempunyai dampak buruk bagi kesehatan.
Dilansir dari website Kemenkes pada Sabtu (8/7) berikut adalah bahaya sleep call bagi Kesehatan.
1. Gangguan Insomnia (Susah Tidur)
Ketika melakukan sleep call otomatis akan menatap layar HP dalam waktu yang lama. Cahaya biru yang ditimbulkan oleh HP dapat menghambat produksi hormon melatonin, hormon ini berfungsi mengatur tidur dan mengganggu ritme sirkadian (jam biologis tubuh).
2. Menurunkan Kualitas Tidur
Meski beberapa orang menganggap jika sleep call bisa menjadikan kualitas tidur mereka menjadi lebih nyenyak. Namun, jika kebiasaan melakukan sleep call terlalu sering bisa mengganggu kualitas tidur.
Menggunakan HP sebelum tidur dapat merangsang fisiologi dan psikologi yang dapat mempengaruhi tidur.
Pada dasarnya, penggunaan media elektronik sebelum tidur akan bisa mengganggu kualitas tidur dengan adanya tekanan produksi melatonin seperti hormone yang mengganggu mengatur siklus bangun dan tidur.
3. Merusak Sel-sel Otak
Ketika melakukan sleep call dengan durasi yang lama maka akan semakin lama terpapar radiasi HP. Paparan radiasi dari HP dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak karena gelombang elektromagnetik mudah menembus ke otak, dengan rusaknya sel-sel otak akan dapat meningkatkan risiko terjangkitnya berbagai jenis penyakit seperti tumor otak, Alzheimer, autism, masalah pada perilaku.
4. Mengganggu Kesehatan Mata
Sleep call yang dilakukan terlalu lama, khususnya saat melakukan panggilan video ternyata bisa menyebabkan kerusakan pada bagian mata. Dimana menatap layar ponsel terlalu lama apalagi ketika dalam kondisi ruangan gelap serta dalam kurun waktu yang
lama akan menyebabkan pancaran cahaya biru dari ponsel lebih rentan mengenai mata.
Kondisi ini jika terjadi terlalu lama akan bisa menyebabkan kerusakan pada area retina mata. Sebab, cahaya biru memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dibandingkan dengan warna lainnya. Hal ini akan menjadikan cahaya biru memiliki lebih banyak energi hingga menyebabkan terjadinya perubahan kimia dan merupakan bagian retina mata.
5. Meningkatkan Adanya Resiko Penyakit Kanker
Kemenkes menjelaskan jika penggunaan ponsel dalam jangka panjang bisa memiliki potensi yang lebih besar dalam menghasilkan gelombang elektromagnetik dengan sifat karsinogenik atau memicu terjadinya kanker.
Apalagi penggunaan ponsel pada kegiatan sleep call cenderung pada jarak yang dengan dengan tubuh atau kepala. Hal tersebut akan menjadikan peningkatan lebih besar adanya paparan frekuensi radio kepada para pengguna ponsel.
6. Lebih Meningkatkan Resiko Kebakaran
Hal terakhir yang harus diwaspadai ketika melakukan sleep call adalah menggunakan ponsel dalam kondisi mengisi daya karena akan meningkatkan resiko kebakaran.
Resiko ini berasal dari kandungan litium yang ada di dalam baterai sebagai sumber daya ponsel. Dimana litium merupakan elemen yang mudah sekali mengalami kondisi terbakar jika terkena oksigen maupun air. Baterai dalam kondisi rusak maupun pengisian daya berlebihan akan lebih besar memicu terjadinya kebakaran.