← Beranda

Pakai Bulu Mata Anti-Lebay, Eyelash Extension yang Kian Ngehit

Dwi ShintiaSenin, 22 Mei 2017 | 22.57 WIB
SIMPLE: Prosedur pemasangan bulu mata palsu.

JawaPos.com - Bulu mata memegang peran krusial dalam penampilan. Semakin lentik konon semakin apik. Membuat area mata menjadi hidup. Tak salah jika Syahrini sampai punya bulu mata antibadai. Berbagai usaha dilakukan. Mulai menjepit, menggunakan maskara, sampai menambahkan bulu mata palsu yang sering kali tak cukup hanya satu. Kini langkah tersebut bisa diringkas dengan eyelash extension.


Sama dengan hair extension, cara pengaplikasian eyelash extension adalah dengan menempelkan bulu mata tambahan ke bulu mata asli. Tidak ditempel pada akar, tetapi diberi jarak sekitar 1 milimeter. Mengapa? ’’Sebab, akar merupakan tempat si bulu mata bernapas. Jika ditempel pada akar, akan menghambat pertumbuhan bulu mata asli,” papar Alysia Cathelin, make-up artist yang juga manajer tempat eyelash extension di Setiabudi, Jakarta Selatan.


Pengerjaannya dilakukan dengan sangat presisi sehingga membuatnya terlihat sangat alami. Prosesnya memakan waktu 1,5 hingga 2 jam. Sebelum treatment, akan dilihat kondisi bulu mata. Tipis atau tebal, banyak atau sedikit, kuat atau cenderung rapuh. Selain itu, dilihat bentuk mata serta wajah. 


Setelah semua data itu terkumpul, selanjutnya ditentukan tipe eyelash extension yang tepat. Rumusnya, mengikuti alur bulu mata asli. Kalau cenderung sedikit dan jarang-jarang, ditambah volume. Kalau sudah cukup banyak, tidak perlu ditambah volume. ”Lengkung dan panjang juga bisa disesuaikan,” ujar Alysia. Berikut hal yang bisa jadi panduan: 
 
Ukuran dan Kelentikan - Bulu mata tambahan yang digunakan memiliki tekstur menyerupai bulu mata asli. Ada beberapa pilihan, bergantung ukuran panjang dan kelentikan. Mulai 8–14 milimeter. ”Yang jadi favorit, 9–10 milimeter,” ujar Alysia. Untuk kelentikan, ada tipe C yang paling natural, D yang lebih lentik, serta J yang awalnya flat lalu ujungnya melengkung.
 
Prosesnya - Satu bulu mata asli disambungkan dengan satu bulu mata tambahan. Dikerjakan satu per satu dengan pinset. Selama pengerjaan, mata ditutup eye patch. Jangan membuka mata selama pengerjaan. Lem yang digunakan merupakan lem khusus. Sebab, mata merupakan area yang sangat sensitif. ”Setelah semua bulu mata selesai dikerjakan, dipakaikan lash essence. Lalu, disisir dan dirapikan,” terang Alysia.
 
Ringan dan Natural - Jika memakai bulu mata palsu, terkadang baru beberapa jam sudah terasa berat dan mengganjal. Beda dengan bulu mata extension yang ringan dan hasilnya lebih natural. Untuk special occasion oke, untuk sehari-hari pun nggak lebay. Manfaat lainnya, mempersingkat waktu dandan. Alysia mencontohkan, sebelumnya dia memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk memulaskan make-up. Sekarang, waktu yang diperlukan kurang dari 15 menit. ”Nggak perlu pakai maskara, eyeliner, cukup eye shadow. Bulu mata sudah on point,” ujarnya, lantas tersenyum.
 
Ketahanan -  Eyelash extension ini bisa bertahan selama 5–6 minggu. Setelah 5–6 minggu, bulu mata extension akan rontok dengan sendirinya. Ketahanan lem ada batasnya, lama-kelamaan terkikis pada saat mandi, pemakaian make-up, pembersih wajah, dan lainnya. ”Disarankan setelah 3–4 minggu, di-retouch. Pada proses retouch, bulu mata tambahan yang sudah terlalu naik atau bentuknya sudah kurang bagus diambil dan diisi kembali dengan eyelash extension yang baru.

Biaya - Bergantung salon dan bahan serta model yang dipilih. Ada salon yang mematok Rp 260 ribu, ada pula yang Rp 1 juta. Namun, secara umum biayanya berada di kisaran angka Rp 600 ribuan dan biaya retouch Rp 300 ribuan. (nor/c17/ayi)

EDITOR: Dwi Shintia