alexametrics

Survei: 94 Persen Warga Janji Patuhi Protokol Kesehatan Pas Liburan

31 Juli 2020, 14:29:09 WIB

JawaPos.com – Dunia pariwisata di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) diyakini akan kembali bergeliat. Buktinya, sebagian masyarakat sudah mulai merencanakan liburan dalam waktu dekat menjelang akhir tahun. Yang tetap harus diingat adalah para wisatawan tetap harus disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Dalam survei yang digelar oleh OpenTripID pada 1 hingga 15 Juli 2020, bicara masalah kesehatan, sekitar 94 persen mengatakan peduli terhadap protokol kesehatan selama liburan. Sedangkan sisanya mengatakan tidak tahu. Survei ini diikuti oleh 1.005 orang dari berbagai usia.

“Terbukti meski banyak masyarakat ingin berlibur, mereka masih mementingkan kesehatan. Maka mereka berjanji untuk mematuhi protokol kesehatan di setiap perjalanan wisata,” tutur Founder OpenTripID, Eka Saparingga secara daring baru-baru ini.

Kemudian sebanyak 73 persen mengaku memiliki rencana untuk melakukan perjalanan dalam jangka waktu 2 bulan mendatang. Sisanya yakni 27 persen masih belum melakukan perencanaan perjalanan wisata. Ini membuktikan minat masyarakat untuk berwisata masih sangat tinggi.

“Di era new normal ini minat masyarakat sangat tinggi untuk bisa kembali berwisata,” katanya.

Dari survei tersebut juga membuktikan banyak yang memilih untuk berwisata di dalam negeri dibandingkan luar negeri. Dengan persentase 73 persen untuk wisata dalam negeri dan 27 persen untuk wisata luar negeri.

Sementara untuk tujuan wisata, 51 persen memilih untuk liburan di pantai, 30 persen wisata pegunungan, 12 persen untuk wisata kuliner dan 7 persen untuk wisata modern seperti mall atau taman rekreasi. Untuk destinasinya, empat teratas yang dipilih ialah Bromo, Kawah Ijen, Jogjakarta dan Bali.

Lalu 36 persen memilih menggunakan pesawat sebagai moda transportasi dan 12 persen memilih bus. Sementara orang yang memilih menggunakan kereta dan kendaraan pribadi memiliki persentase sama yakni 26 persen.

Soal lama waktu liburan, 57 persen menginginkan liburan selama tiga hari, 17 persen satu atau dua hari dan sisanya lebih dari tiga hari. Kebanyakan mengatakan waktu tiga hari adalah waktu yang pas untuk berwisata.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads