alexametrics

Berikut Cara Tepat Simpan dan Olah Daging Kurban dalam Kulkas

31 Juli 2020, 12:21:52 WIB

JawaPos.com – Rezeki di hari Idul Adha membuat masyarakat mendapatkan stok daging kurban yang melimpah. Alhasil, daging tak mungkin bisa dimasak dalam satu waktu sekaligus. Tapi bisa disimpan di dalam kulkas. Sebelum melakukannya, Anda harus paham dulu langkah-langkah pengolahan dan penyimpanan daging yang tepat agar tak terkontaminasi bakteri sehingga kualitasnya tetap sehat.

Pakar dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor (IPB) Tuti Suryati memberikan tips pengolahan daging kurban yang aman dan sehat. Sesampainya daging kurban di rumah, Tuti menyarankan supaya daging qurban dipisah dari jeroan.

“Apabila daging atau jeroan terdapat cemaran seperti tanah, pasir, kerikil, rumput maupun kotoran lainnya, ia menyarankan supaya dicuci hingga bersih,” katanya kepada wartawan dalam keterangan tertulis baru-baru ini.

“Tapi sebetulnya idealnya daging tidak dicuci karena proses pencucian daging akan berdampak terhadap meningkatnya jumlah mikroba dan memunculkan bau pada daging,” jelas Tuti.

Jika harus dicuci, lanjutnya, pastikan menggunakan air bersih dan dibilas menggunakan air yang siap minum. Nah stok daging kemudian bisa disimpan di dalam kulkas. Bagaimana caranya?

Daging yang sudah dicuci ditiriskan agar tak ada air di permukaan. Daging tersebut bisa dikemas per 250 gram atau 500 gram menggunakan plastik transparan dan tidak berbau.

“Daging bisa diolah langsung maupun disimpan dingin atau beku. Kalau jeroan, pastikan sebelum disimpan beku, dimasak terlebih dahulu,” tambahnya.

Sementara, jika mengolah daging kurban yang sudah disimpan beku, daging yang masih dalam kemasan direndam terlebih dahulu. Tentu menggunakan air dingin hingga terbentuk daging segar dan baru dimasak sesuai keingininan.

“Daging kurban dapat pula diolah sekaligus, daging olahan ini bisa dikemas 250 gram maupun 500 gram dan disimpan dingin atau beku. Sebelum disajikan, daging olahan beku tersebut dicairkan terlebih dahulu kemudian dipanaskan,” tegasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads