alexametrics

5 Cara Dukung Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

30 Juli 2020, 11:00:23 WIB

JawaPos.com – Anak harus ceria di masa tumbuh kembangnya. Namun saat ini anak-anak dipaksa mengerti memahami situasi pandemi Covid-19. Diharapkan situasi ini tak mengganggu tumbuh kembang mereka.

Dalam kampanye Hari Anak Nasional yang bertema ‘Jaga Kesehatan, Gembira Belajar di Rumah, Bebas Stres’, para orang tua diingatkan peran pentingnya dalam menjaga kesehatan. Selain itu, orang tua juga perlu menjadikan lingkungan rumah yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi tumbuh kembang anak.

Orang tua diajak mengoptimalkan perannya dalam memastikan terpenuhinya hak anak, yakni mendapatkan pendidikan, kesehatan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Terutama di tengah situasi seperti saat ini.

“Bagaimana orang tua membentuk dukungan kepada anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, cerdas, dan bahagia. Mengampanyekan gaya hidup sehat dan aktif bergerak agar sehat jiwa dan raga. Orang tua harus memahami edukasi literasi gizi dan parenting,” kata Corporate Affairs Director
PT Frisian Flag Indonesia (FFI), Andrew F. Saputro dalam webinar baru-baru ini.

Tips bagi para orang tua dari dokter dan psikolog juga memberi informasi yang sederhana untuk diterapkan, di antaranya,

1. Bangun Sistem Imun Tubuh

Dokter Tumbuh Kembang Anak, Dr. dr. Ahmad Suryawan, SpA (K), mengungkapkan orang tua dan anak sedang menghadapi berbagai tantangan zaman. Salah satunya menghadapi masa transisi atas perubahan pola hidup yang besar akibat pandemi. Kondisi kesehatan, psikis dan sosial anak sangat rentan di tengah situasi saat ini.

Untuk itu, orang tua harus menjaga kesehatan semua anggota keluarga. Yakni dengan membangun sistem imun tubuh yang kuat dengan mengonsumsi gizi seimbang.

“Termasuk beragam makanan sesuai dengan pedoman Isi Piringku termasuk susu yang merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik yang mudah diserap tubuh, demi membantu terpenuhinya kebutuhan gizi harian sang buah hati,” katanya.

2. Kreatif dan Eksploratif

Dokter yang akrab dipanggil dengan Dr.Wawan tersebut lebih lanjut menyarankan selain mengkonsumsi asupan gizi yang baik, sistem imun tubuh juga dibangun dengan banyak beraktivitas. Orang tua harus berperan kreatif dan eksploratif membuat kegiatan-kegiatan di seputar rumah yang merangsang motorik anak. Termasuk aktif di luar ruang agar terhindar dari sedentary lifestyle karena gerak terbatas, serta tidak lupa untuk memastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup.

3. Ciptakan Kegembiraan

Kehadiran orang tua adalah kunci sukses tumbuh kembang anak. Psikolog Keluarga, Ajeng Raviando, menambahkan tentang pentingnya kesehatan jiwa, ketenangan pikiran, dan kekuatan mental orang tua dan anak. Ajeng mengatakan dengan menghadapi besarnya perubahan kehidupan seperti harus selalu menjaga jarak, belajar dan bermain dari rumah, memengaruhi psikologis orang tua dan anak.

“Untuk menyikapinya, orang tua harus mampu menyesuaikan diri dan menjadikan rumah sebagai lingkungan edukatif yang menyenangkan dan menghadirkan kegembiraan bagi anak-anak,” jelasnya.

4. Kenali Kepribadian Anak

Ajeng menambahkan bahwa orangtua juga harus mengetahui kepribadian anak dan menyesuaikan metode pengajaran berdasarkan karakteristik anak. Seperti yang kita ketahui, manusia mempunyai karakter yang berbeda-beda dan unik. Karakter atau kepribadian manusia bisa dipelajari, dan manusia kadang memiliki kesamaan karakter antara satu dengan yang lainnya.

“Diharapkan orangtua dapat mengenali dan menyesuaikan sistem pengajaran sesuai dengan karakteristik anak, agar dapat menciptakan sistem pengajaran di rumah yang menyenangkan dan membawa kegembiraan bagi anak-anak,” tuturnya.

5. Komunikasi

Ajeng juga memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menciptakan lingkungan rumah yang edukatif dan menggembirakan. Ciptakan komunikasi yang baik dengan anak-anak.

“Lalu membuat jadwal, belajar dan bermain harus seimbang. Sehingga, orang tua diharapkan menjadi teman belajar yang menyenangkan,” kata Ajeng.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads