alexametrics

UMKM Mode dan 75 Desainer Tunjukkan Karya Lewat Fashion Show Virtual

29 Juli 2020, 09:16:23 WIB

JawaPos.com – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan juga industri fashion tak luput dari dampak pandemi Covid-19. Kini di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) mereka mulai bangkit.

Untuk menunjukkan kecintaan pada karya anak bangsa dan bangga buatan Indonesia dengan menggunakan produk dalam negeri, program Nusantara Fashion Festival (NUFF) 2020 digagas oleh BRI. Sebuah perhelatan mode virtual terbesar pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan lebih dari 300 UMKM serta pegiat industri mode.

NUFF 2020 akan dihelat pada tanggal 1-31 Agustus 2020, menghadirkan karya 75 karya perancang, label, dan UMKM mode dalam virtual Fashion Show. UMKM mode saat ini dinilai telah bertransformasi dan sangat beragam mulai dari perajin kain tradisional sampai dengan label lokal modern.

“Keterlibatan UMKM dalam kegiatan ini dengan harapan dapat menjadi sarana promosi sekaligus membantu penjualan produk lokal buatan Indonesia,” ungkap Direktur Konsumer Bank BRI, Handayani, dalam konferensi pers virtual, Selasa (28/7).

Handayani menambahkan bahwa salah satu sektor industri padat karya dengan ekosistem luas yang terkena dampak pandemi adalah mode. Kondisi saat ini menuntut adanya inovasi-inovasi untuk membantu industri mode terus bertahan.

Konsep Virtual Fashion Show

CEO Samara Media & Entertainment Ben Soebiakto menjelaskan gelaran NUFF 2020 bertujuan untuk memperlihatkan talenta dan karya pegiat mode serta kualitas produk UMKM Indonesia. Selain itu juga sebagai bukti bahwa ekosistem digital dapat menjadi media untuk berkolaborasi dan mempresentasikan karya mode.

NUFF 2020 sebagai festival mode virtual yang akan mempersembahkan inovasi digital terbaru. Tim akan menghadirkan konsep ekosistem online yang terintegrasi, mulai dari live streaming sampai e-commerce, yang dapat dimanfaatkan sebagai platform bagi UMKM serta pelaku industri mode untuk bertemu, berkolaborasi, dan bertumbuh.

“Kami ingin festival mode virtual ini dapat memberikan inspirasi kepada pegiat industri mode dan menyambut ide-ide kreatif yang dapat memajukan ekonomi kreatif Indonesia. Untuk itu berbagai persiapan telah kami lakukan dengan menampilkan program inspiratif,” jelasnya.

Direktur SMESCO Indonesia (Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM) Leonard Theosabrata, menambahkan industri mode memiliki rantai ekosistem yang sangat luas. Menghadapi masa pandemi saat ini UMKM dihadapkan dengan tekanan yang besar. Hadirnya NUFF 2020 dapat menjadi angin segar bagi pelaku UMKM yang saat ini membutuhkan dukungan untuk memperlihatkan eksistensi diri dan juga mempresentasikan karyanya.

Pencinta mode akan diajak menyaksikan pengalaman virtual fashion show menyaksikan karya 75 maestro dan label mode tanah air secara virtual. Panggung mode virtual ini akan berlangsung selama dua hari menghadirkan karya mode anak bangsa dan didukung oleh Wardah sebagai official make-up partner.

Mengusung konsep virtual fashion show yang bekerja sama dengan Jay Subiyakto (creative director) dan Anton Wirjono (music director), festival ini menghadirkan pengalaman panggung mode digital yang interaktif. Mempersembahkan karya kolaborasi lintas profesi dari industri kreatif untuk menampilkan sinematografi serta panggung virtual.

Virtual Fashion Show dan Virtual Gala Show pada 16 dan 17 Agustus 2020 akan mempresentasikan karya dari 75 desainer dan label mode dalam rangka merayakan HUT Republik Indonesia ke-75. NUFF 2020 juga akan menggelar Charity Auction sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku industri mode yang terkena dampak dari pandemi. Program ini akan melelang produk mode hasil kolaborasi spesial antara seniman dan label lokal. Hasil lelang akan diberikan bagi sektor industri mode Indonesia yang membutuhkan.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads