
Ilustrasi keluarga kecil
JawaPos.com - Menjalin hubungan yang erat dengan teman dan keluarga di usia 60-an bukan hanya soal kebahagiaan, tetapi juga kesehatan.
Penelitian dalam psikologi hubungan menunjukkan bahwa koneksi sosial yang kuat berkaitan dengan tingkat stres yang lebih rendah, suasana hati yang lebih baik, dan bahkan umur yang lebih panjang.
Namun, tanpa disadari, ada beberapa perilaku yang justru bisa menjauhkan kita dari orang-orang terdekat. Jika ingin hubungan yang lebih erat, mungkin sudah saatnya meninggalkan kebiasaan-kebiasaan berikut. Dilansir dari laman Geediting.com pada Jumat (14/2) yuk simak daftarnya!
1. Tidak Pernah Menyisihkan Waktu untuk Orang Tercinta
Menurut psikolog perkembangan Erik Erikson, salah satu kebutuhan dasar manusia adalah merasa terhubung dengan orang lain. Tetapi, jika kita terus mengesampingkan undangan minum kopi atau melewatkan panggilan telepon karena merasa "terlalu sibuk," kita sendiri yang akhirnya rugi.
Alih-alih menunggu waktu luang, buatlah waktu luang itu sendiri. Sesederhana telepon mingguan atau makan siang bulanan dengan sahabat lama bisa membuat kita lebih dekat dengan teman dan keluarga.
2. Menyimpan Dendam
Ada pepatah yang mengatakan, “Menyimpan dendam itu seperti meminum racun dan berharap orang lain yang mati.” Terdengar ekstrem, tapi ada benarnya.
Dendam hanya akan membebani hati dan membuat kita menjauh dari orang-orang yang sebenarnya bisa menjadi sumber kebahagiaan di usia 60-an. Melepaskan bukan berarti melupakan, tetapi memilih kedamaian dibanding kemarahan. Jika terasa sulit, cobalah menuliskan perasaan dalam jurnal atau berbicara dengan seseorang yang bisa dipercaya.
3. Selalu Berusaha untuk Menjadi Benar
Siapa yang tidak suka merasa benar? Tapi jika setiap perdebatan berubah menjadi ajang pembuktian diri, hubungan yang awalnya akrab bisa berubah menjadi medan perang.
Psikolog Carl Rogers menekankan pentingnya empati dalam memahami perspektif orang lain. Kadang, mendengarkan tanpa buru-buru membantah bisa jauh lebih berharga daripada "memenangkan" sebuah argumen. Lagi pula, apakah selalu benar lebih penting daripada tetap lebih dekat dengan teman dan keluarga?
4. Menghindari Permintaan Maaf
Mengakui kesalahan bukanlah tanda kelemahan. Permintaan maaf yang tulus bisa memperbaiki retakan dalam hubungan lebih cepat daripada apapun.
Jika kita terus menghindari kata "maaf" hanya karena gengsi, hubungan yang sudah terjalin lama bisa merenggang tanpa kita sadari. Ingat, di usia 60-an, kita mungkin tidak memiliki banyak waktu untuk membiarkan kesalahpahaman berlarut-larut.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
