
Ilustrasi- Orang yang terlalu mencari validasi orang lain (katemangostar-freepik)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sosial, setiap orang tentu ingin merasa dihargai dan diterima oleh orang lain. Namun, ada sebagian orang yang terlalu bergantung pada persetujuan dan validasi dari orang di sekitarnya.
Ketika seseorang terus-menerus mencari pengakuan eksternal, hal itu dapat mempengaruhi kesehatan mental dan emosional mereka. Tanda-tanda ini sering kali tampak dalam kebiasaan sehari-hari yang mungkin tidak disadari.
Mengetahui kebiasaan-kebiasaan ini bisa membantu kita untuk lebih memahami apakah seseorang terlalu mengandalkan pandangan orang lain untuk merasa dihargai dan diakui.
Melansir Personal Branding Blog, berikut adalah delapan kebiasaan yang sering kali menjadi tanda bahwa seseorang sangat ingin diakui oleh orang lain:
1) Selalu Mencari Pujian
Orang yang selalu mencari validasi biasanya sangat mendambakan pujian dari orang lain. Mereka merasa lebih berharga ketika mendapatkan apresiasi atau sanjungan atas penampilan, pekerjaan, atau tindakan mereka.
2) Terlalu Sering Meminta Maaf
Kebiasaan terlalu sering meminta maaf bisa menjadi tanda bahwa seseorang cenderung khawatir dianggap salah. Mereka sering kali meminta maaf bahkan untuk hal-hal kecil, sebagai upaya agar tidak dicap negatif oleh orang lain.
3) Takut untuk Mengatakan Tidak
Kesulitan untuk berkata “tidak” sering kali dialami oleh orang yang sangat bergantung pada persetujuan orang lain. Mereka takut jika penolakan akan menyebabkan orang lain tidak menyukai mereka atau membuat hubungan menjadi renggang.
4) Terus Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Membandingkan diri dengan orang lain adalah kebiasaan yang menunjukkan kurangnya rasa percaya diri. Orang yang sering melakukan ini cenderung merasa rendah diri dan hanya merasa puas ketika mereka merasa setara atau lebih baik dari orang lain.
5) Takut Melakukan Kesalahan
Rasa takut berbuat salah seringkali merupakan tanda seseorang sangat peduli dengan pandangan orang lain. Mereka ingin selalu tampil sempurna dan berusaha menghindari kritik atau penilaian negatif.
6) Terlalu Keras Menilai Diri Sendiri

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
