JawaPos.com - Introvert memiliki kebiasaan-kebiasaan yang berbeda dari orang pada umumnya. Misalnya saja bila orang lain berlomba untuk berbicara, introvert lebih memilih diam di pojok sebuah ruangan.
Bagi orang yang melihatnya pasti akan beranggapan berbeda dari yang sebenarnya hingga menimbulkan salah paham.
Hal tersebut adalah salah satu contohnya, masih ada enam kebiasaan introvert lainnya yang sering menimbulkan salah paham, seperti dilansir JawaPos.com dari Personal Branding pada Selasa (12/11).
1. Menarik Diri Dianggap Ansos
Kerapkali perilaku menarik diri seorang introvert menimbulkan prasangka tidak baik di benak orang-orang sekitar, misalnya saja dianggap antisosial bahkan dianggap begitu eksklusif sehingga dirinya enggan bersosialisasi dengan sekitar.
Padahal menjauhkan diri dari interaksi sosial yang dilakukan oleh seorang introvert bukanlah sebuah keinginan murni dirinya, melainkan sebuah kebutuhan untuk mengisi ulang energi mereka agar kesehatan mental dan emosinya terjaga.
2. Diam Dianggap Tidak Terlibat
Di dalam pertemuan sosial seringkali seorang introvert hanya diam di sudut ruangan. Namun, diam-nya introvert bukan berarti merasa bosan, tidak terlibat atau tidak tertarik, melainkan sedang mendengarkan mengamati, dan memproses informasi secara internal.
Oleh sebab itu, mereka tidak selalu menyuarakan pikiran dan pendapatnya secara terbuka. Jadi, jangan salah paham lagi dengan diam-nya seorang introvert.
3. Butuh Jeda saat Berbicara Dianggap Tidak Tahu Harus Berkata Apa
Mungkin pernah Anda dapati seseorang yang berhenti sejenak selama percakapan. Bila demikian, pahamilah, orang tersebut bukan berarti tidak tahu harus berkata apa, namun membutuhkan waktu untuk memproses pikiran dan menyusun tanggapan yang bermakna.
Itulah kebiasaan yang sering dilakukan oleh seorang introvert. Jadi, bila Anda berbicara dengan introvert, jangan terburu-buru, berilah ruang untuk mengekspresikan diri mereka yang penuh pertimbangan.
4. Tidak Suka Basa-Basi Dianggap Acuh Tak Acuh
Seorang introvert mungkin memilih melakukan satu percakapan yang mendalam daripada banyak percakapan namun dangkal atau sekadar basa-basi saja. Tetapi seringkali sikapnya tersebut dianggap acuh tak acuh oleh orang lain.
Padahal jika seorang introvert diajak berbincang tentang suatu topik yang mendalam, Anda akan takjub betapa kaya pemikiran yang dimilikinya.
5. Tidak Menunjukkan Perasaan Dianggap Tidak Empati
Jarang sekali bagi introvert menunjukkan perasaan atau emosinya secara terbuka hingga dianggap tidak empati oleh orang-orang sekitar.
Perlu diketahui, meski tidak menyatakan secara terang-terangan, introvert adalah seorang perasa emosi yang intens. Mereka sanggup merasakan apa yang dirasakan orang lain pada tingkat yang lebih dalam daripada kebanyakan orang.
Kedalaman perasaan yang dimiliki introvert seringkali membuatnya menarik diri dari lingkungan sekitar. Jadi, ketika terjadi suatu musibah dan terlihat seorang introvert tampak menjaga jarak, bukan berarti mereka tidak berempati, melainkan sedang terjadi badai emosi di dalam dirinya.
6. Menjadi Introvert Dianggap Suatu Keanehan
Penting untuk dicatat bahwa menjadi introvert bukanlah sebuah keanehan apalagi sebuah kecacatan atau sesuatu yang harus diperbaiki. Itu salah besar, seorang introvert hanya memiliki cara yang unik dan berbeda dari orang pada umumnya.
Memang perlu mengenal lebih dalam dengan seorang introvert sehingga tahu siapa sebenarnya sosok introvert yang dihadapannya. Pasti sungguh berbeda dengan apa yang terlihat di permukaannya.
Demikianlah delapan kebiasaan yang sering dilakukan oleh introvert dan menimbulkan salah paham di benak orang-orang sekitarnya.***