
Ilustrasi Kulit wajah yang mengalami iritasi. (Freepik.com)
JawaPos.com – Beragamnya pilihan merek dengan berbagai kandungan pada produk perawatan kulit atau skincare untuk wajah, terkadang membuat banyak orang ingin mencobanya satu per satu, dengan pemikiran mungkin akan cocok dalam mengatasi permasalahan kulit seperti komedo, beruntusan, hingga jerawat.
Namun, tak disangka untuk sebagian orang, produk dengan kandungan atau bahkan merek tertentu dapat memicu reaksi yang tak diharapkan. Alih-alih kulit wajah mulus dan bersih, justru berakhir dengan iritasi, yang akhirnya membuat mereka mencoba mencari tahu pertolongan pertama dalam mengatasi masalah tersebut.
Reaksi negatif dari penggunaan produk skincare bisa saja terjadi mengingat kulit wajah cenderung lebih sensitif apabila dibandingkan dengan kulit lainnya di anggota tubuh. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan berhati-hati dalam memilih produk yang cocok dan aman.
Mengutip dari WebMD, ada dua jenis reaksi pada kulit terkait penggunaan produk skincare, yaitu:
Reaksi jenis ini terjadi akibat penggunaan produk perawatan kulit yang menyebabkan kerusakan pada area di mana produk dioleskan, sehingga menimbulkan rasa seperti terbakar, perih, gatal, atau kemerahan.
Bukan hanya itu, pada kasus tertentu dermatitis kontak iritan akibat penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok dapat menyebabkan kulit wajah melepuh yang di dalamnya berisi cairan.
Meski mempunyai beberapa gejala yang mirip dengan dermatitis kontak iritan seperti kulit terasa gatal, kemerahan, dan pembengkakan, tetapi gejala dermatitis kontak alergi ada yang berbeda.
Pada dermatitis kontak alergi, reaksi negatifnya bisa terjadi di bagian tubuh mana pun. Adapun yang paling sering, yakni wajah, bibir, mata, telinga, dan leher.
Penyebab terjadinya kedua jenis dermatitis akibat penggunaan produk skincare ini bukan hanya disebabkan oleh kandungan yang erat kaitannya mengatasi permasalahan pada kulit, tetapi juga pewangi dan bahan pengawet yang ditambahkan ke dalam produk.
Meski awalnya tidak ada masalah, seiring berjalannya waktu penggunaan produk dengan tambahan pewangi (fragrance) akan menyebabkan terkikisnya lapisan pelindung terluar kulit (epidermis) atau stratum korneum, yang berfungsi melindungi kulit.
Adapun untuk bahan pengawet, meskipun diperlukan untuk menjaga kualitas dan mencegah produk rusak, tetapi penggunaannya pada sebagian orang juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit wajah.
Sementara untuk pertolongannya apabila terlanjur mengalami iritasi pada kulit wajah, yang paling penting dilakukan pertama adalah segera menghentikan penggunaan produk skincare yang diduga memicu reaksi tersebut.
Namun, jika reaksi masih berlanjut dan semakin parah, meski telah menggunakan produk tersebut, bahkan menggantinya ke produk lain. Ada baiknya Anda meminta bantuan langsung pada ahlinya, seperti dokter spesialis kulit atau dokter spesialis alergi.
***

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
