Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Agustus 2024 | 18.43 WIB

Intip Jenis Perilaku Gaslighting Setiap Tipe Kepribadian dalam Hubungan yang Mungkin Tak Sengaja Mereka Lakukan pada Pasangan

Ilustrasi Perilaku Gaslighting Setiap Tipe Kepribadian dalam Hubungan Asmara. - Image

Ilustrasi Perilaku Gaslighting Setiap Tipe Kepribadian dalam Hubungan Asmara.

JawaPos.com - Gaslighting merupakan jenis perilaku toxic dalam hubungan dengan tujuan untuk memanipulasi pasangan. Setiap tipe kepribadian punya cara tersendiri untuk melakukan gaslighting dalam hubungan percintaan mereka.

Perilaku yang cenderung red flag ini membuat pasangan mempertanyakan pendapatnya sendiri bahkan menganggapnya sebagai sikap yang berlebihan. Meskipun pelaku mungkin melakukannya secara tidak sengaja bahkan tidak menyadari bahwa hal itu salah.

Sering kali, pelaku gaslighting benar-benar percaya bahwa mereka hanya bersikap jujur atau terus terang. Namun, kurangnya kesadaran diri ini dapat menyebabkan perilaku yang merugikan pasangan romantis mereka.

Dilansir dari laman Truity pada Kamis (29/8) berikut ini perilaku gaslighting setiap tipe kepribadian dalam hubungan.

1. INTP: Menganggap Sikap Pasangan Tidak Logis

INTP cenderung mengutamakan logika dan rasionalitas daripada perasaan. Meskipun sifat ini dapat membantu dalam situasi tertentu, sifat ini juga dapat membuat pasangannya merasa diabaikan atau tidak dihargai.

Mereka mungkin mengatakan hal-hal seperti, "Kamu tidak logis" atau "Aku hanya bersikap rasional" alih-alih memvalidasi emosi pasangannya dan mencari tahu alasan di balik perasaan mereka.

Seiring berjalannya waktu, pasangan mereka mungkin merasa seolah-olah semua reaksi mereka tidak masuk akal atau berlebihan. Hal ini dapat membuat mereka ragu untuk mengungkapkan perasaan mereka. Semua emosi yang terpendam itu pada akhirnya dapat menyebabkan kehancuran, membuat kedua belah pihak bingung dan frustrasi.

2. INFP: Silent Treatment

INFP memiliki perasaan yang sangat mendalam dan sering kali membutuhkan waktu untuk memproses emosi mereka. Ketika menghadapi konflik atau masalah, mereka mungkin menarik diri dan menjadi pendiam sebagai cara untuk memilah-milah perasaan mereka.

Mereka mungkin secara halus dan tidak sengaja melakukan gaslighting dengan mengatakan sesuatu seperti "Saya hanya butuh waktu untuk berpikir" atau "Saya ingin sendiri untuk sementara waktu," tanpa menjelaskan apa yang salah.

Masalahnya mungkin tidak ada kaitannya dengan hubungan dan mungkin berkaitan dengan hal lain. Namun, pasangan INFP mungkin menafsirkan silent treatment sebagai bentuk hukuman atau perilaku pasif-agresif, meskipun niat INFP bukanlah untuk menyakiti tetapi untuk memprosesnya secara internal.

3. ISFP: Meremehkan Masalah dalam Hubungan

ISFP selalu berusaha menjaga semuanya tetap lancar dan menghindari drama. Namun, terkadang hal ini dapat menyebabkan gaslighting yang tidak disengaja.

Mereka mungkin meremehkan masalah untuk menghindari konflik, membuat pasangannya merasa seperti mereka membesar-besarkan masalah secara tidak proporsional. Anda mungkin mendengar mereka berkata, "Kamu bereaksi berlebihan" atau "Aku tidak bermaksud seperti itu" atau "Kamu terlalu menanggapi masalah secara pribadi."

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore