Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 September 2023 | 23.56 WIB

Amalan yang Berpahala Besar saat Momen Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 contoh ucapan selamat maulid Nabi 2023 yang bisa Anda bagikan di seluruh kanal media sosial. - Image

20 contoh ucapan selamat maulid Nabi 2023 yang bisa Anda bagikan di seluruh kanal media sosial.


JawaPos.com - Sudah menjadi tradisi di sejumlah daerah di Tanah Air akan adanya perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar setiap tahun. Ada yang memilih merayakan maulid tepat pada hari Kelahiran Rasulullah pada 12 Rabiul Awwal, ada juga yang merayakan sebelum atau setelah tanggal tersebut.

Perayaan Maulid Nabi Muhammad biasanya dirayakan dengan pembacaan diba', membaca riwayat Nabi Muhammad sembari diiringi dengan penabuhan rebana. Acara biasanya akan diakhiri dengan makan bersama atau dilakukan pembagian makanan yang sudah di-packing.

Dikutip dari NU Online, Imam Jalaluddin As-Suyuthi dalam kitab Husnul Maqshid fi Amalil Mawlid menyatakan perayaan maulid Nabi dapat dilakukan dengan memperbanyak amalan kebaikan. Bisa dirayakan dengan memperbanyak membaca Alquran, puasa, sedekah, membaca shalawat, dan lain-lain.

Amalan-amalan kebaikan tersebut sebagai ungkapan syukur kepada Allah karena telah menurunkan Nabi Muhammad ke dunia, sosok yang paling pantas diidolakan oleh umat Islam dari siapapun. Sebab, Baginda Nabi merupakan juru selamat sekaligus penyempurna risalah kenabian sebelumnya.

Salah satu amalan yang bisa dilaksanakan di momen perayaan ulang tahun Nabi Muhammad adalah dengan memperbanyak bershalawat kepada Baginda Nabi.

Memperbanyak Amalan Shalawat

Dalam Alquran surat Al-Ahzab ayat 56, dinyatakan bahwa Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi Muhammad. Ini menjadi landasan bagi kita semua untuk memperbanyak bershalawat kepada Rasulullah.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا 

 
Artinya:

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad. Wahai orang-orang yang beriman bershalawat lah kalian kepadanya dan bersalamlah dengan sungguh-sungguh.”

Dalam sebuah hadist, Rasulullah bersabda bahwa orang yang bershalawat (mendoakan Nabi) satu kali, Alllah akan bershalawat pada orang tersebut sebanyak sepuluh kali. Shalawat bahkan bisa menjadi penghapus dosa dan akan mengangkat derajatnya hingga sepuluh tingkatan.

Dilansir dari NU Online, Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi dalam Kitab Kifayatul Atqiya wa Minhajul Ashfiya mengungkapkan 10 keutamaan bagi orang yang membaca shalawat. 10 keutamaan tersebut disarikan dari Alquran dan hadits-hadits Nabi.

Kesepuluh keutamaan bershalawat kepada Nabi antara lain; shalatul malikil ghaffar (rahmat dari Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Pengampun), syafa’atu nabiyyil mukhtar (syafaat Nabi Muhammad, Nabi pilihan), al-iqtida bil mala’ikatil abrar (mengikuti tradisi malaikat abrar), mukhalafatul munafiqin wal kuffar (membedakan diri dari orang munafik dan orang kafir).

Bershalawat kepada Nabi juga bisa menjadi penghapus kesalahan dan dosa (mahwul khathaya wal awzar), qadha’ul hawa’ij wal awthar (pemenuhan hajat dan harapan), tanwiruz zawahir wal asrar (penerang lahir dan batin), an-najatu minan nar (selamat dari api neraka), dukhulu daril qarar (masuk ke dalam surga), dan salamul azizil jabbar (salam dari Allah yang maha mulia dan kuasa)

Dengan memperbanyak shalawat, diharapkan dapat membangun ikatan batin dengan Rasulullah.  Nabi Muhammad sejatinya tidak membutuhkan shalawat atau doa dari umatnya. Sebab Allah sudah memberikan jaminan kedudukan yang paling mulia di sisi-Nya. Kita memperbanyak bershalawat kepada Nabi karena kita yang membutuhkan pertolongan atau syafa'at Baginda Nabi kelak di Hari Akhir.

Ilustrasi sederhananya, Rasulullah kita gambarkan sebagai sumber mata air. Seberapa deras sekalipun sumber tersebut, kita tidak akan mungkin dapat mengambil dan memanfaatkan airnya jika kita tidak memiliki alat untuk mengambil airnyaa. Salah satu caranya, kita bisa mengambil air dari sumber yang deras dengan menggunakan timba atau pipa air.

Demikian juga dengan bershalawat kepada Rasulullah akan menjadi sambungan batin yang diharapkan kita bisa mendapatkan pertolongan Rasulullah kelak di hari Kiamat.
 
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore