alexametrics

Raih Tubuh Ideal, Sesuaikan Pola Makan Sehat dengan Diet DNA

21 Juli 2019, 09:15:14 WIB

JawaPos.com – Seseorang saat ini sudah semakin sadar dengan pola hidup sehat. Salah satu caranya dengan memerhatikan jumlah kalori yang dikonsumsi. Selain menyehatkan, faktor penampilan dan mencegah berbagai penyakit hingga obesitas menjadi alasan utama.

Namun ternyata, tak semua asupan makanan bisa cocok dengan tubuh seseorang. Terlebih untuk mereka yang mau diet. Untuk itu saat ini, ada yang namanya diet sehat dengan asupan makanan berdasarkan DNA atau faktor genetik. Sehingga seseorang mengonsumsi makanan dan minuman sesuai genetik yang ada di tubuhnya.

Hasilnya, diharapkan agar lebih sehat dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang rentan dideritanya.  Pakar Gizi dan Penulis Keri Gans, dilansir dari Health, Minggu (21/7), tak ada masalah dengan mengatur asupana makanan berdasarkan gen. Namun untuk menurunkan berat badan dengan cara yang sehat tidak harus mengikuti tren apapun diet terbaru. Dia juga menyarankan untuk lebih banyak makan buah-buahan dan sayuran.

“Bicaralah dengan dokter. Bicaralah dengan ahli diet tentang makanan yang mungkin boleh dan tak boleh diasup dengan riwayat kesehatan Anda,” kata Gans.

Di Indonesia sendiri, program ini dikenal dengan diet pola makan sesuai gen. Salah satunya NutriDNA. Dengan melakukan NutriDNA, hidup akan lebih sehat karena makanan yang dikonsumsi akan disesuaikan dengan gen.

“NutriDNA bertujuan untuk membuat kehidupan menjadi lebih sehat. Dengan NutriDNA, seseorang dapat mengetahui makanan seperti apa yang baik untuk tubuh dan makanan seperti apa yang tidak baik untuk tubuh Jadi, apa yang dikonsumsi akan cocok untuk metabolisme tubuh,” kata Pemilik The Clinic Beautylosophy dr. Danu Mahandaru, Sp BP-RE dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Sabtu (20/7).

Efek yang akan timbul setelah mengetahui makanan yang cocok untuk Anda adalah berat badan yang turun secara alami. Jadi, selain tubuh yang sehat, maka juga akan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

Menurut dr. Danu, setiap orang memiliki kondisi yang berbeda-beda jadi perihal merawat tubuh tidak bisa dipukul rata karena hal tersebut sangat bergantung dari kondisi masing-masing individu. Layaknya masalah berat badan yang tak kunjung turun meskipun sudah melakukan diet mungkin saja disebabkan oleh berbagai macam faktor seperti masalah stres yang berkepanjangan, kurang tidur, salah melakukan olahraga, dan juga yang tak kalah penting yaitu faktor genetik.

“Karena diet bukan hanya mengurangi konsumsi makan saja. Akan tetapi faktor genetik juga sangat berpengaruh terhadap metabolisme tubuh seseorang. Sebagai contoh ada orang yang mengonsumsi daging namun tubuhnya tetap kurus namun ada pula beberapa orang yang rutin mengonsumsi sayuran dan rutin berolahraga namun tubuhnya gemuk,” jelasnya.

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads