alexametrics

Jangan Kaku, Cobalah 4 Tips Padu Padan Office Look yang Chic

19 Agustus 2019, 10:00:46 WIB

JawaPos.com – Setiap kantor biasanya memiliki aturan pada pegawainya tentang tata cara berpakaian. Perempuan karir yang bekerja di kantor tentu akan memiliki gaya busana kerja yang berbeda dengan mereka yang bekerja di dunia kreatif.

Namun, pakaian kantor saat ini sudah semakin luwes tak terlalu kaku lagi seperti di era sebelumnya. Sehingga lebih mudah berkreasi atau memadupadankan busana. Mulai dari yang semi formal, casual, modest, hingga sporty.

Lantas seperti apa padu padan busana kantor yang kekinian?

1. Modest Wear

Desainer fashion Nina Nugroho membawa tema ‘office look’ yang mewah dan elegan ke ajang ASC New York Fashion Week 2019. Nina terinspirasi dari kesibukan perempuan modern yang mandiri dan aktif melakukan banyak kegiatan di tengah aktivitas jam kerja mereka.

Bahan yang digunakan adalah bahan tenun sutera Garut bermotif geometris dengan warna natural bernuansa putih tulang, coklat, hijau, biru dan sedikit maroon. Berpadu dengan bahan Jacquard premium berwarna soft gold.

Berbagai koleksi busama kantor Nina Nugroho/Instagram Nina Nugroho Store

Untuk memberikan kesan feminin, Nina Nugroho memilih bahan Brocade modern bermotif geometris yang dipayet. Aksesoris tambahan yang digunakan dalam kesempatan kali ini adalah tebaran Swarovski berukuran sedang dan kecil. Koleksi yang dipersembahkan berupa 12 koleksi yang terdiri dari outer, blazer, shirt, pipe pants, cullote, skirt dan jaket.

“Bagaimana padu padan koleksi saya tetap bertema modest fashion professional. Tetap sesuai lini Nina Nugroho yang fokus pada busana kantor,” jelas Nina dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (18/8).

2. Busana Kantor Mengandalkan Outer

Penggunaan outer pada busana kerja yang dipakai untuk hangout. (atsthelabel)

Sudah kebiasaan perempuan modern saat ini, usai pulang kantor biasanya menghadiri sebuah acara seperti kumpul dengan teman, reuni, arisan, hingga pesta ulang tahun atau resepsi. Maka tips agar tampil lebih mewah kuncinya adalah pada outer yang dikenakan. 

“Tak hanya atasan dan bawahan saja. Bagaimana caranya busana kantor itu setelah ke kantor kita bisa tetap mengikuti acara di luar jam kantor seperti party atau pertemuan. Dalamnya bisa celana dan kemeja atau blus lalu ditambahkan outer maka look-nya akan berbeda,” jelas Nina.

3. Busana Kantor Semi Sporty

Penggunaan jaket boomber untuk kerja, yang dipadukan dengan kemeja putih dan celana hitam. (Lookastic)

Celebrity Stylist Bimo Permadi mengungkapkan, sejumlah kantor juga memperbolehkan gaya busana yang lebih luwes atau tak kaku. Bisa dengan menambahkan kesan sporty seperti jaket bomber atau ponco sebagai outer. Sehingga tak harus melulu mengenakan blazer yang dipadukan dengan rok pensil dan kemeja.

“Dari dulu baju working woman enggak pernah ada perbedaan signifikan ya. Nah sekarang bisa lebih bebas pakai jaket bomber dan lainnya. Kemudian sepatunya disesuaikan. Makanya perempuan sekarang di mobilnya sudah seperti lemari atau rak sepatu kedua selain di rumah,” katanya tertawa.

4. Busana Kantor Untuk Pekerja Kreatif

Busana kantor untuk pekerja kreatif yang lebih bebas seperti e-commerce, start up, dan media, justru lebih bebas. Mereka tak terlalu terkekang oleh aturan batasan kantor soal gaya busana. Bimo menilai penampilan pekerja kreatif justru membuat perempuan lebih bebas menampilkan jati dirinya sesuai keinginan masing-masing. Bisa dengan rok lipit, rok tutu, rok A-Line, denim, dress, jaket, tunik, dan berbagai macam busana lainnya yang lebih kasual.

“Pekerja kreatif malah lebih bebas. Malah saya sangat senang karena gaya induvidual mereka bisa keluar. Cara seseorang berpakaian akan merefleksikan kita. Jangan salah lho, banyak kantor yang punya penilaian terhadap karyawannya juga dari penampilannya,” tegasnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads