alexametrics

9 Langkah Antibosan Saat Dampingi Anak Belajar di Rumah

19 Maret 2020, 14:35:35 WIB

JawaPos.com – Pandemi virus korona jenis baru atau COVID-19 yang melanda dunia memaksa sekolah. Maka seluruh pelajar mulai belajar dari rumah. Para guru atau dosen mengirimkan soal dan tugas lewat online kemudian dikerjakan secara disiplin oleh pelajar di rumah.

Jika usia SMA dan kuliah, tak akan sulit untuk belajar sendiri. Sedangkan untuk usia Sekolah Dasar hingga SMP sepertinya masih harus didampingi atau diarahkan orang tua.

Melalui konferensi pers di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui streaming, Kamis (19/3), Psikolog Rose Mini menjelaskan orang tua harus mengedukasi bahwa pemerintah meminta anak libur di rumah bukan untuk liburan tetapi demi pengendalian wabah. Sehingga anak bisa lebih disiplin mengerjakan tugas sekolahnya.

“Sehingga anak berpikir saat akhir pekan juga enggak boleh keluar rumah. Karena ini mengikuti aturan pemerintah. Orang tua harus jadi contoh. Mislanya jika mau ajarkan cuci tangan, orang tua harus jadi contoh juga,” katanya.

Rose Mini menambahkan orang tua harus menyadari bahwa anak juga bisa diajarkan cara hidup sehat. Virus COVID-19 harus bisa diedukasi bahayanya pada anak bukan dengan menakut-nakuti.

“Edukasi yang baik dan positif. Sehingga anak bisa mengerti dengan senang hati,” jelasnya.

Ada beberapa tips bagi para orang tua dalam mendampingi anaknya saat belajar di rumah. Apa saja?

1. Kreativitas

Kreativitas orang tua harus ditingkatkan. Agar anak tak bosan di rumah. Misalnya dengan memberikan permainan edukatif dan lainnya.

2. Dampingi Anak

Sekolah sudah memberikan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diberikan guru melalui online. Tugas orang tua memastikan tugas yang dikirim itu, dikerjakan lalu dikirim lagi ke pihak guru. Agar ada indikator keberhasilan.

3. Rekam Video

Jika guru mengharuskan orang tua untuk merekam video saat anak belajar,itu semata-mata agar betul tugas itu dilakukan anak, bukan orang tua.

4. Buat Jadwal Teratur

Ajarkan anak bahwa ini bukan liburan. Harus ada jadwal teratur. Bangun tetap jam sekian, gosok gigi, mandi, makan dan kegiatan lainnya.

5. Lebih Fleksibel

Belajar bisa lebih fleksibel tapi tetap disiplin. Orang tua juga harus disiplin.

6. Komunikasi dengan Guru

Saat anak kesulitan, orang tua harus tetap menjalin komunikasi yang baik dengan guru. Jangan sungkan untuk bertanya kepada guru.

7. Lokasi yang Nyaman

Buat lokasi belajar yang nyaman sehingga anak bisa konsentrasi. Bisa di meja makan, bisa di ruang tamu, meja belajar, hingga kebun atau teras sesuai situasi rumah.

8. Jangan Emosi

Setiap hari mengajarkan anak di rumah, sering membuat ibu stres. Maka jangan emosi, buat suasana belajar jadi menyenangkan.

9. Isi Waktu Luang

Saat semua tugas sudah selesai, ibu harus kreatif mengisi waktu luang anak dengan positif. Misalnya membuat ide kreatif bersama seperti memasak atau membuat kue yang seru.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads