alexametrics

Bikin Kantong Jebol, Hindari 4 Tindakan Emosional Mengelola Keuangan

15 Desember 2019, 14:16:51 WIB

JawaPos.com – Siapa sih yang tak ingin punya kondisi keuangan sehat? Semua itu tak lepas dari pengelolaan keuangan yang tepat. Sayangnya tidak semua orang bila melakukan pengelolaan keuangan yang baik dan benar. Sering kali, memperlakukan uang secara emosional yang hasilnya membuat pengelolaan keuangan jadi berantakan.

Dalam pengelolaan keuangan, tindakan yang mengakibatkan keputusan emosional memang sudah seharusnya dihindari. Sebab keuangan yang tidak sehat bakal jadi penyesalan atas tindakan yang dilakukan.

Oleh karena itu, Anda perlu memahami apa saja tindakan yang tergolong emosional dalam keuangan dan bagaimana cara mengatasinya. Sehingga Anda bisa menghindarinya dan keuangan tetap berada dalam kondisi baik.

Lalu, apa saja sih bentuk pengelolaan keuangan yang emosional itu? Jangan ditiru, ini lho bentuk mengelola keuangan yang emosional seperti dikutip dari Cermati.com, Minggu (15/12).

1. Terlalu Memenuhi Gaya Hidup

Hampir setiap orang memiliki gaya hidup yang berbeda-beda tingkatannya. Namun banyak dari kita lebih mementingkan gaya hidup ini untuk dipenuhi ketimbang kebutuhan yang lebih penting.

Hal ini jelas tindakan emosional yang bisa merugikan diri Anda sendiri atau orang lain. Gaya hidup yang kurang bermanfaat seperti membeli barang mewah, liburan terlalu mahal, atau membeli barang tidak penting haruslah dihindari.

Memenuhi gaya hidup memang tidak salah, namun harus dibatasi karena pada dasarnya kebutuhan hidup seperti makan, tagihan, dan pembayaran adalah hal yang lebih penting. Menghindari gaya hidup hedon adalah salah satu pengelolaan uang yang baik dan bikin keuangan Anda sehat dalam waktu lama.

2. Membeli Rumah Melebihi Kebutuhannya

Bila Anda memiliki keluarga kecil tentu rumah ukuran dengan satu garasi sudah cukup, namun masih banyak orang yang mencoba membeli rumah yang ukurannya terlalu besar. Selain itu banyak juga orang yang membeli perabotan untuk rumah yang terlalu banyak sehingga tidak terpakai.

Tindakan seperti di atas tentu bisa membuat masalah bagi keuangan Anda karena merupakan tindakan tanpa pikir panjang. Oleh sebab itu Anda harus memperhitungkan beli rumah atau barang sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa mencoba memperluas rumah Anda atau membeli rumah baru bila kebutuhan sudah dirasa meningkat.

3. Bergaul dengan Orang Hedon

Memiliki teman tentu dapat mempengaruhi pengelolaan keuangan Anda baik secara langsung atau tidak. Teman yang gaya hidupnya biasa-biasa saja tentu berbeda dengan teman sosialita yang suka belanja dan memiliki kebiasaan menghamburkan uang untuk hal yang tak penting.

Hal ini bisa saja memengaruhi tindakan keuangan Anda. Karena sifat manusia sebagai makhluk sosial tentu sedikit banyak Anda akan mengikuti kebiasaan teman Anda yang suka boros dalam berbelanja.

Anda juga bisa saja berlomba-lomba dengan teman Anda untuk memiliki barang terbaik yang bisa Anda dapatkan. Hal ini bila dibiarkan tentu akan merugikan diri Anda sendiri secara finansial. Oleh sebab itu Anda harus bijaksana dalam meilih teman dan mengendalikan emosi Anda ketika ingin mengikuti gaya hidup teman. Anda bisa menghindar dari teman seperti mereka atau mencoba tidak mengikuti gaya hidup mereka sebisa mungkin.

4. Melakukan Investasi Tanpa Pikir Panjang

Investasi tanpa berpikir lebih dulu bisa jadi adalah kesalahan terbesar dalam pengelolaan keuangan. Hal ini karena bisa saja investasi tersebut merugikan Anda karena tidak menguntungkan atau bahkan bersifat bodong.

Melibatkan emosi dalam tindakan ini jelas harus dihindari. Sebagai contoh ketika Anda mencoba investasi pada dunia saham, pasti ada saja orang yang mencoba membeli saham dikala harga naik sebanyak-banyaknya.

Lalu orang itu menjualnya ketika harga turun dalam waktu singkat. Tindakan ini hanya ditimbulkan dari perasaan khawatir sehingga bisa timbul kerugian dari orang tersebut. Padahal kita tahu pasar saham merupakan zona dimana ketidakpastian dan fluktuasi harga sangatlah tinggi, terutama dalam waktu singkat. Meski begitu investasi jangka Panjang menjanjikan karena bisa memberi untung yang besar.

Hal inilah yang seharusnya dilakukan, bukan melakukan jual beli begitu saja tanpa berpikir panjang. Bila Anda tertarik berinvestasi pastikan investasi tersebut aman dan menguntungkan. Jangan lupa memperhitungkan segala kemungkinan yang ada agar Anda bisa dapat keuntungan sesuai harapan. Hal ini merupakan salah satu cara pengelolaan keuangan yang baik untuk dilakukan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah


Close Ads