alexametrics

Bunga Mawar, Simbol Ungkapan Kasih Sayang yang Tak Pernah Usang

14 Februari 2020, 10:05:57 WIB

JawaPos.com – Selamat Hari Valentine! Dunia merayakan tradisi ini setiap tanggal 14 Februari. Selain coklat, salah satu barang populer lain yang selalu menghiasi hari kasih sayang ini adalah bunga mawar.

Kenapa sih harus bunga mawar?

Dilansir dari The West Side Journal, Jumat (14/2), banyak hal yang melambangkan cinta. Pada tahun 1800-an, kotak-kotak permen berbentuk hati menjadi cara yang sangat populer bagi para kekasih untuk mengekspresikan kasih sayang mereka satu sama lain. Sejak saat itu, kado tersebut menjadi salah satu dari banyak simbol Hari Valentine. Tetapi dari penelusuran sejarah, terungkap bahwa bunga mawar adalah hadiah yang paling tepat.

Bunga mawar dianggap paling mewakili rasa cinta. Orang-orang Yunani dan Romawi Kuno, misalnya, mengenakan karangan bunga mawar selama upacara pernikahan.

Praktik memberi bunga saat Hari Valentine dapat ditelusuri saat era Raja Charles II, yang menjabat sebagai Raja Swedia dari 1809 serta Raja Norwegia dari 1814 hingga kematiannya pada 1818. Selama perjalanannya, Raja Charles mengunjungi Persia, di mana ia belajar tentang pemberian bunga untuk mengekspresikan emosi tertentu.

Mawar merah digunakan untuk mengekspresikan cinta yang mendalam, dan Raja Charles berbagi bunga ketika ia pulang ke Eropa. Sejak saat itu mawar menjadi sangat populer.

Orang-orang Eropa sebenarnya sudah tahu tentang kekuatan simbolis bunga bahkan sebelum kunjungan Raja Charles ke Persia. Nyatanya, Lady Mary Wortley Montagu, istri seorang duta besar Inggris untuk Turki, mulai berbagi bunga melalui surat-surat yang ia tulis ke Inggris pada tahun 1716.

Apapun itu, tidak pernah ada yang lebih penting dari sekadar simbol mawar di Hari Valentine. Paling penting adalah sikap tulus seseorang pada orang terkasih yang dibuktikan dengan tindakan nyata.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani


Close Ads