alexametrics

Bebas White Cast, Kenali Penggunaan Sunscreen yang Tepat Untuk Make-up

12 Juli 2019, 09:30:39 WIB

JawaPos.com – Tabir surya atau yang dikenal dengan sunscreen memang memiliki fungsi penting untuk melindungi kulit wajah dari paparan sinar UV. Bahkan dengan kandungan PA++ dalam tabir surya juga bisa diandalkan untuk mencegah garis halus, flek hitam, serta kulit kering dan kusam.

Terlebih bagi kita yang hidup di tengah cuaca Indonesia yang panas, penggunaan sunscreen wajib digunakan setiap hari. Sebab, Indonesia yang masuk dalam kategori negara tropis memiliki indeks UV cukup tinggi, yakni sekitar 8-9 berdasarkan Weather Online.

“Tabir surya adalah salah satu komponen utama perlindungan matahari,” ungkap Noelani González, MD, seorang instruktur dermatologi di Fakultas Kedokteran Mount Sinai Icahn di New York City, yang dilansir dari Health, Jumat (12/7).

Nah, buat Anda yang sering menggunakan make-up untuk kegiatan sehari-hari, ternyata juga bisa lho menggunakan sunscreen. Diakui Make-up Artist (MUA) Bubah Alfian, beberapa orang memang khawatir menggunakan tabir surya saat merias wajahnya. Alasan utamanya, ungkap Bubah, adalah ketakutan menyebabkan kulit berminyak dan menimbulkan white cast (noda putih pada wajah).

“Jujur sebelumnya saya enggak pakai (kalau mau nge-rias), tapi melihat kebutuhan dan melindungi kulit, saya mulai menggunakan sunscreen. Karena kulit sehat dan terlindung itu kunci rias wajah yang sempurna,” ujar Bubah peluncuran Nivea Sun Face Serum SPF 50 PA+++ di Jakarta, Kamis (11/7).

Tapi, tak semua sunscreen bersifat make-up friendly. Buat Bubah ketika ingin mengaplikasikan sunscreen pada riasan kliennya, ia memerhatikan formulanya yang ringan pada wajah dan teksturnya yang creamy.

Make-up Artist (MUA) Bubah Alfian saat memberikan tips penggunaan sunscreen. (Nurul Adriyana/JawaPos.com)

Lalu bagaimana tahapan penggunaan sunscreen seorang Bubah saat merias wajah?

Untuk make-up sehari-hari, pertama, biasanya Bubah mengaplikasikan moisturizer setelah membersihkan muka kliennya. Setelah itu bisa gunakan sunscreen keseluruh muka hingga leher untuk perlindungan yang maksimal.

Lalu, gunakan sedikit foundation untuk menutupi bagian kulit yang kurang merata dan lebih lembut. Agar terlihat lebih fresh, bisa bubuhkan blush on pada area pipi sebelum memberikan sentuhan terakhit pada bibir.

“Dulu saya pakai ini (sunscreen) kalau untuk photoshoot luar ruangan, tapi sekarang perlu digunakan sehari-hari. Tapi bedanya kalau untuk riasan photoshoot usahakan pakai primer dan base make-up juga,” sambungnya.

Di luar pengaplikasian pada make-up, bagaimana seharusnya mengenakan sunscreen yang tepat sehari-hari?

Masih dilansir dari Health, sebenarnya saat ini masyarakat mulai sadar akan penggunaan sunscreen. Namun sayangnya, cara penggunaannya masih kurang tepat. Seperti yang diungkapkan Jeannette, MD, seorang asisten profesor klinis dermatologi di Mount Sinai Medical Center di New York.

Ia mengungkapkan, tak jarang seseorang menggunakan sunscreen secara mendadak. Dalam arti, ketika ia hendak keluar rumah atau sedang berjemur di bawah sinar matahari baru menggunakan sunscreen.

“Sebaiknya Anda mengaplikasikan tabur surya 30 menit sebelum terkena paparan sinar matahari. Dengan begitu, ada waktu untuk diserap dan mulai bekerja,” ujar Jeannette.

MUA Bubah Alfian dan Diana Raya selaku Marketing Manager NIVEA Skin Care. (Nurul Adriyana/JawaPos.com)

Selain itu, Diana Raya selaku Marketing Manager NIVEA Skin Care, mengatakan, baiknya menggunakan sunscreen ke seluruh kulit wajah setiap 3-4 jam sekali. Dengan cara yang demikian, perlindungan kulit wajah terhadap sinar UV jadi lebih maksimal.

Nah, agar masyarakat memiliki pilihan sunscreen yang ringan dan bisa digunakan setiap hari, Nivea meluncurkan produk skincare Nivea Sun Face Serum SPF 50 PA+++. Seperti  yang sudah dipraktikan Bubah, Nivea Sun Face Serum SPF 50 PA+++ memang ditujukan untuk penggunaan sehari-hari.

Hadir dalam dua varian yakni Oil Control untuk kulit wajah yang berminyak dan Instant Aura untuk kulit normal. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan kulit masyarakat Indonesia yang beragam.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah



Close Ads