alexametrics

9 Koleksi Gee Batik Gabungkan Motif Abstrak dan Kawung Khas Jogja

10 Juni 2019, 13:00:23 WIB

JawaPos.com – Batik ternyata masih menjadi favorit masyarakat dalam memilih busana Ramadan dan Lebaran tahun ini. Terbukti, koleksi label Gee Batik karya desainer asal Jogjakarta, Sugeng Waskito, laris manis selama musim Ramadan dan Lebaran tahun ini. Berbagai koleksinya juga ditampilkan dalam penutupan acara Ramadan Runway 2020 pada 16 Mei 2019 hingga 9 Juni 2019 di Kota Kasablanka, Jakarta, Minggu (9/6).

Sugeng memadukan sentuhan batik klasik dan kontemporer sehingga menjadi koleksi yang modern. Menurutnya, koleksi batik banyak diminati oleh para ibu muda yang elegan dan simple. Batik mudah dipadupadankan dengan aksesori lainnya menjadi lebih elegan.

“Memang saya buat jenisnya loose fit atau busana-busana panjang. Dan terbukti menjadi tren di kalangan ibu-ibu muda. Itu yang paling laku,” ungkapnya kepada wartawan.

Pada koleksinya kali inim Gee Batik memberi sentuhan motif abstrak dengan perpaduan kawung. Kawung adalah motif klasik khas Jogjakarta. Dulunya, motif itu hanya dipakai oleh raja-raja atau keluarga bangsawan.

“Kawung adalah batik ciri khas Jogjakarta. Seiring perkembangan zaman, kini masyarakat sudah bisa memakainya dari kalangan manapun,” jelasnya.

Tema utama koleksi ini adalah Zamrud Katulistiwa dengan dominasi warna hijau dan cokelat alam. Menurut Sugeng, Ramadan dan Idul Fitri memang identik dengan warna hijau. Dan bahan yang digunakan seluruhnya sutera sehingga memberi kesan elegan. Proses pembuatannya membutuhkan waktu 3 bulan. Sedikitnya ada 9 koleksi, terdiri dari 6 koleksi busana perempuan, dan 3 koleksi busana laki-laki.

“Saya butuh waktu 3 bulan pengerjaannya karena 100 persen batik tulis. Sehingga membutuhkan kesabaran,” jelas Sugeng.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads