alexametrics

Rela Beli Tas Hermes Seken Seharga Setengah Miliar Rupiah

8 November 2019, 16:29:07 WIB

JawaPos.com – Tak masalah seken yang penting asli dan branded. Itulah tren gaya hidup kaum hawa zaman sekarang saat memilih dan membeli tas. Tak tanggung-tanggung, harga tas yang dibeli sampai puluhan juta bahkan sampai ratusan juta rupiah meski seken atau preloved branded.

Dalam acara Irresistible Bazaar mulai tanggal 6-10 November 2019, Grand Indonesia, West Mall, Lantai 5 Exhibition Hall, berbagai tas branded dijual dengan harga fantastis dengan kategori preloved branded atau seken. Tentu saja, tas-tas para bintang seperti Hermes, Chanel, Louis Vuiton (LV), hingga Dior menjadi incaran para fashionista dan sosialita.

“Top 3 masih LV, Hermes dan Chanel. Kalau trend masih belum bergerak jauh ya, karena tahun depan harusnya warna-warnanya masih sama yang paling favorit masih yang kalem. Kalau modelnya tetap yang edgy dan lebih muda,” kata Founder Irresistible Bazaar Marisa Tumbuan.

Ketika JawaPos.com berkeliling setiap stand, berbagai harga yang dipajang pada label harga tas-tas seken tersebut hanya menyebutkan angka dalam satuan juta seperti 25, 55, dan 100. Sebuah stand milik toko Petite Pochette bahkan menjual tas Hermes dengan nilah Rp 500 juta alias setengah miliar.

Sang pemilik toko Petite Pochette, Gladys menjelaskan tas tersebut adalah jenis Birkin Kelly dengan stamp D. Artinya tas itu adalah edisi terbaru tahun 2019. Menurutnya, harga tas baru tersebut bisa mencapai Rp 800 juta.

“Kalau barunya bisa Rp 800 juta. Ini saya jual Rp 500 juta karena keluaran terbaru tahun 2019. Selain itu memang favorit sih ya, Hermes modelnya paling khas,” kata Gladys.

Selain tas tersebut, tas-tas Hermes lainnya juga mencapai harga Rp 385 juta. Menurut Gladys, membeli tas Hermes tak semudah membeli tas biasa pada umumnya. Seseorang harus mempunyai jaringan dulu untuk melakukan pendekatan mendapatkan tas tersebut. Perawatannya pun membutuhkan biaya tinggi.

“Harus rutin di-spa ya. Bisa Rp 5 jutaan sekali spa dan itu harus ke Singapura paling dekat,” katanya.

Gladys menyarankan kepada para pencinta tas yang akan membeli tas branded agar memperhatikan berbagai syarat. Paling utama adalah kulit dan aroma tas tersebut.

“Kalau KW (palsu, Red) ketahuan sih ya, biasanya dari bentuknya. Aroma kulitnya. Retsleting. Dari gemboknya dan dari sparepart tas tersebut,” ungkapnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads