alexametrics

Sama-sama Desainer, Jenahara dan Sang Ibu Punya Selera Desain yang Berbeda

6 April 2019, 16:27:04 WIB

JawaPos.com – Buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya. Pepatah itulah yang cocok menggambarkan tentang Jenahara dengan sang ibunya. Jenahara sendiri merupakan anak dari Ida Royani, seorang desainer busana etnik. Keahliannya dalam merancang busana inilah yang menurun pada Jenahara.

Walau memiliki profesi yang sama, Jenahara menegaskan dirinya tak pernah menggantungkan hidup pada ibunya. Campur tangan sang ibu dalam dunia desain yang dibangunnya hanya sebatas menyekolahkan saja.

“Dari pertama kali aku berkarya ngeluarin brand koleksi, sebenernya kontribusi mamah aku sampai detik sampai nyekolahin aku. Kayak pertama bikin baju, modal sampai tukang jahit ga pernah minta tolong sama mamah,” kata Jenahara, desainer, ketika ditemui JawaPos.com di kantor Jawa Pos Graha Pena, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan sang ibu tidak pernah memanjakannya. Secara teknis ibunya hanya memberi sedikit masukan dan ilmu dasar yang penting untuk diketahui oleh seorang desainer. Namun dari segi karakter desain mereka punya ciri khas tersendiri.

“Tapi kalo style beda karena aku juga punya signature style sndiri, dia lebih ke etnik gayanya aku lebih minimalis, aku merasa lebih ke anak muda,” tambah Jenahara.

Jenahara mengaku selama menjadi desainer tak pernah berkolaborasi dengan sang ibu untuk ciptakan koleksi. Walau ada sedikit pengaruh dari sang ibu terhadap desainnya dengan permainan warna yang monokrom.

“Kayak warna dari dulu, aku dan mamah aku bukan yang seneng warna-warni. Terus aku suka potongan-potongan garis keras, kalau mau asimetris ya asimetris aja, kalau mau lurus ya lurus aja jadi kadang aku ngerasa potongan baju aku jadi ada filosofinya karena emang lebih personal seperti karakter aku,” ujarnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Inriyani Sembiring



Close Ads