alexametrics

Jenahara Pernah Alami Bangkrut dan Berpikir Mundur Jadi Desainer

6 April 2019, 14:48:35 WIB

JawaPos.com – Menjalani karir menjadi seorang desainer bukanlah pekerjaan yang mudah. Bagi seorang Jenahara, menjadi desainer tidak hanya dituntut membuat sebuah karya yang layak tetapi juga berpikir bagaimana menjadi seorang entrepeneur.

Jenahara sudah mengalami momen senang hingga paling pahit sejak menjadi desainer. Pada 2015, merupakan momen terberat yang pernah dialaminya. Ia mengalami kebangkrutan karena ada sedikit kesalahan pada managemen yang telah dibangunnya.

“Itu jadi momen terberat aku menjadi seorang entrepreneur bukan seorang desainer, karena aku menemukan banyak sekali problem, kalau aku bilang miss management berarti ada masalah dengan orang, keuangan yang dimana masalah itu bertumpuk jadi satu,” kata Jenahara, desainer, ketika ditemui JawaPos.com di kantor Jawa Pos Graha Pena, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

jenahara,
Jenahara pernah alami bangkrut dan pernah berpikir untuk berhenti jadi desainer. (Dery Ridwansah)

Dari situlah ia dihadapkan pada satu pilihan apakah akan maju atau mundur. Akhirnya ia tetap memilih maju karena menjadi desainer adalah cita-cita yang diimpikan sejak kecil.

Jenahara merasa perjuangan yang telah ia tempuh selama 7 tahun untuk menjadi desainer akan sia-sia jika ia memilih mundur. Desainer yang identik dengan busana modest streetwear ini berpendapat apapun yang terjadi dalam hidup akan membentuk pribadinya saat ini.

“Kayanya kalau ingat perjuanganya ga worth it kalo harus mundur menyerah sekarang. Ketika aku tetep maju dengan kondisi yang sangat berdarah-darah itu banyak yang terjadi di hidup aku, tidak hanya secara bisnis tapi berefek pada personal life,” tambah Jenahara.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Inriyani Sembiring



Close Ads