alexametrics

Ide Berkelas Hias Ruang Outdoor dengan Kursi Bergaya Urban

5 Mei 2019, 09:13:11 WIB

JawaPos.com – Selama ini, seseorang hanya fokus menghias rumahnya di bagian dalam ruang atau interior. Banyak orang fokus dengan ruang tamu, kamar tidur, ruang makan, dapur dan kamar mandi. Akan tetapi mereka melupakan bagian outdoor atau eksterior seperti teras, halaman, hingga taman belakang.

Padahal,  sisi ruang outdoor bisa dimanfaatkan sebagai sisi lain agar tubuh rileks sejenak terkena sinar matahari pagi. Atau bisa juga menikmati semilir angin sore yang teduh. Suasana itu harus didukung dengan furnitur yang tepat.

Spade Living hadir dalam gaya kontemporer, modern, eklektik dengan cita rasa tinggi, berkarakter, serta memiliki perbendaharaan koleksi terkini, terdepan, dan otentik. Tentunya kualitas teratas demi menyetarakan selera pasar yang semakin hari semakin tinggi dan berkembang.

Ada tangan dua perempuan hebat di belakang ide kreatif tersebut.  Mereka adalah Constance (ibunda, Co Founder) dan Stephanie Hidayat (anak, Founder), yang telah terbiasa melihat aneka furnitur eksterior yang berstandar internasional. Melihat peluang yang baik untuk mengembangkan upaya niaga ekspor ini menjadi produksi yang dijual di pasar lokal dengan selera, gaya, dan kualitas yang premium.

Spade Living berkolaborasi dengan Landscape Desainer Amalya Hasibuan yang mempresentasikan karya bersama dalam tajuk Spade By The Bay. Presentasi Spade by the Bay ditandai dengan selebrasi hadirnya koleksi terbaru dari Spade Living yakni Nicobar, sebuah wing chair yang mengedepankan elemen trendi dalam sebuah karya furnitur eksterior bergaya urban.

“Nicobar ini sebagai solusi seseorang yang masih belum memperhatikan desain outdoor-nya. Bahwa dengan kursi ini menambah ruangan menjadi lebih mewah dan gaya. Sehingga ruangan outdoor jangan dikesampingkan,” kata Founder Spade, Stephanie Hidayat kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Harga kursi tersebut dibanderol sekitar Rp 11 jutaan per buah. Bahannya dari alumunium anti gores atau baret. Sebab dalam pengerjaannya melewati proses Powder Coating, yakni bahan-bahannya dimasukkan ke dalam oven khusus. Sedangkan bahan kursinya terbuat dari outdoor rope seperti tambang.

“Jadi lebih homey dan warm ya. Lalu bisa dipakai outdoor tapi di indoor juga bisa. Desainnya terinspirasi dari burung merak,” jelas Stephanie.

Saran Desainer Memilih Furnitur Outdoor

Landscape Desainer Amalya Hasibuan menilai seseorang harus jeli dan teliti saat memilih furnitur untuk eksterior. Bahannya harus tahan segala cuaca, dan cepat kering setelah hujan.

“Harus lebih jeli pada awalnya. Bahannya apa dulu. Bahannya apa, kainnya apa. Jangan sampai karena sering kena basah maka timbul jamur akhirnya, dan jadi jelek. Syarat bahan furnitur outdoor yang baik adalah yang tak perlu melakukan perawatan apa-apa dengan furnitur tersebut. Tak harus di dry clean,” tegas Amalya.

Amalya menyarankan berbagai bahan yang bisa dipilih yaitu berupa rope atau tambang yang mengandung UV atau ultraviolet. Sehingga saat basah tak masalah, terkena matahari juga tak pudar.

“Lebih bagus lagi jika furnitur itu fleksibel, bisa di outdoor atau bisa di indoor juga. Saya ingin ruangan outdoor itu bisa cantik saat saya melihat dari indoor,” ujarnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani


Close Ads